Malangtimes

Malam Pergantian Tahun, Gelombang Wisatawan di Kabupaten Malang Diprediksi Naik 300%

Dec 26, 2022 18:21
Wisata Pantai Balekambang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Wisata Pantai Balekambang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kunjungan wisata di Kabupaten Malang diprediksi bakal melonjak pada momen malam pergantian menuju tahun baru 2023 mendatang. Bahkan menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto, gelombang wisatawan diperkirakan melonjak hingga 300 persen dibanding hari biasa 

Hal tersebut lantaran disinyalir karena pada momen tahun baru 2023 ini dinilai menjadi tahun pertama setelah melandainya Covid-19 dan melonggarnya beberapa pembatasan yang diberlakukan. Meskipun secara resmi pemerintah belum mencabut status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

"Status (PPKM) nya kan belum dicabut. Jadi dalam rapat koordinasi yang digelar bersama Polres Malang, memang masih diminta untuk melakukan pemantauan," ujar Purwoto. 

Kenaikan gelombang wisatawan tersebut menurutnya akan terjadi di 4 titik di Kabupaten Malang. Keempat titik tersebut sebelumnya juga memang dikenal menjadi jujugan wisatawan untuk menghabiskan momen liburan, termasuk malam pergantian tahun baru 2023 ini. 

"Prediksinya kemungkinan bisa sampai 300 persen lonjakannya. Terutama di kawasan Pantai Malang Selatan, lalu di kawasan Bromo, di Malang Barat itu biasanya di Pujon dan Ngantang dan di utara biasanya di Kebun Teh," terang Purwoto. 

Memperhatikan hal tersebut, dirinya juga telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh pengelola wisata di Kabupaten Malang. Dimana di dalamnya berisi tentang rambu-rambu dan imbauan yang harus dipatuhi selama beroperasinya tempat wisata pada malam pergantian Tahun Baru.

"Karena bagaimanapun ada pergerakan massa yang cukup banyak. Jadi memang arahannya Pak Kapolres, tetap dipantau," imbuh Purwoto. 

Dirinya berharap penuh agar semua pengelola wisata bisa mempedomani surat edaran yang sudah dikirimkan oleh Disparbud Kabupaten Malang. Untuk memastikan hal tersebut dilaksanakan, pihaknya juga akan mengoptimalkan petugas yang tersebar di setiap Muspika. 

"Untuk pemantauan wilayah kita nanti akan melalui Muspika. Sedangkan untuk pemantauan nanti juga akan dilakukan bersama Pak Bupati di beberapa titik, namun terbatas," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru