Malangtimes

Trend Positif Perhotelan di Kabupaten Malang Diprediksi Berlanjut di 2023

Dec 26, 2022 16:38
Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedantara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).).

JATIMTIMES - Perhotelan di Kabupaten Malang di tahun 2023 mendatang diprediksi akan terus melanjutkan trend positifnya. Hal tersebut salah satunya dilihat dari okupansi hotel-hotel di Kabupaten Malang yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir, termasuk dalam moment Nataru 2022 ini.

Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang Made Arya Wedantara, trend positif tersebut akan berdampak pada banyak hal. Salah satunya tentu pada penerimaan pajak hotel, restoran yang juga menjadi sumber bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang.

"Tentu untuk penerimaan pajak hotel dan restoran juga akan terdampak. Artinya turut terdongkrak," ujar Made saat dihubungi, Senin (26/12/2022) sore.

Berdasarkan catatan Bapenda, saat ini penerimaan pajak hotel sudah mencapai 41,14 persen dari target sebesar Rp 11.974.289.567. Atau sudah tercapai sebesar Rp 4.926.520.525.

Sedangkan untuk pajak restoran, menjelang penghujung tahun 2022 ini, sudah tercapai 74,29 persen, atau sebesar Rp 13.570.714.906. dari target yang ditetapkan yakni Rp 18.267.022.303.

Sementara menurut Made, trend positif yang diyakini bakal berlanjut di tahun 2023 itu juga dituangkan dalam target penerimaan dua jenis pajak tersebut. Yang masing-masing juga terdapat kenaikam target.

Untuk pajak hotel, dari target sebesar Rp 11.974.289.567 di tahun 2022, dinaikan menjadi sebesar Rp 12.118.052.760. Sedangkan pajak restoran, menjadi Rp 19.506.320.295 di tahun 2023, dari target di tahun 2022 sebesar Rp 18.267.022.303.

Made berkeyakinan di tahun 2023 mendatang capaian tersebut masih akan terus meningkat. Hal tersebut lantaran saat ini, kegiatan juga mulai banyak digelar, seiring dengan melandainya kelonggaran pasca pandemi Covid-19.

Terlebih menurut Made, Bupati Malang HM. Sanusi juga telah menginstruksikan agar seluruh kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dapat digelar di hotel-hotel atau venue yang ada di Kabupaten Malang.

Tujuannya, agar anggaran yang sudah dikeluarkan melalui APBD, bisa kembali ke Kabupaten Malang melalui sektor pajak. Dan juga turut berimbas pada PAD secara keseluruhan.

"Pak Bupati kan mintanya seperti itu, jadi memang agar anggaran yang sudah dikeluarkan, perputarannya tidak pergi kemana-mana," pungkas Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru