Malangtimes

Terompet Karakter di Jombang Ramai Dipesan, Perajin Raup Rp 25 Juta Sebulan

Dec 17, 2022 18:06
Terompet karakter buatan Supardi warga Jombang. (Foto : Adi rosul / JombangTimes)
Terompet karakter buatan Supardi warga Jombang. (Foto : Adi rosul / JombangTimes)

JATIMTIMES - Pergantian tahun merupakan momen yang selalu ditunggu Supardi (60), seorang perajin terompet karakter di Jombang. Pasalnya, setiap tahunnya terompet buatan bapak dua anak ini selalu dibanjiri pesanan. Tahun ini saja, sebanyak 5.000 terompet ludes terpesan.

Supardi sudah sejak 1984 memproduksi terompet sendiri. Pengalaman membuat terompet itu ia dapat saat masih bekerja kuli bangunan di Surabaya. Kini, terompet buatan Supardi mulai banyak dikenal karena kualitas dan bentuknya yang unik.

Di dalam rumah sederhananya di Desa/Kecamatan Mojowarno, Supardi 

terlihat sibuk dengan tumpukan kertas karton berbagai motif warna. Kertas karton ini adalah bahan dasar membuat bentuk terompet.

Untuk membuat terompet, Supardi dibantu oleh 2 anaknya. Kedua anak Supardi bertugas membentuk kertas karton menjadi bentuk karakter naga, kupu-kupu dan lebah. Sedangkan, alat untuk terompetnya sendiri langsung ditangani Supardi karena butuh keahlian khusus untuk membuatnya.

Supardi mengaku, pesanan terompet buatannya meningkat 100 persen dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, sebanyak 5.000 terompet sudah dipesan para pelanggannya. Karena itu, bapak dua anak ini terpaksa menutup pesanan sejak awal bulan.

"Kalau tahun yang dulu pesanan paling banyak itu 2.500. Sekarang hampir 5.000 lebih. Saya menolak pesan-pesanan karena takut tidak mampu membuat. Karena ini kan kerajinan tangan," ujarnya saat ditemui wartawan di rumahnya, Sabtu (17/12/2022).

Supardi mengatakan, banyaknya pesanan dikarenakan sudah tidak ada lagi perajin terompet di Jombang. Selain itu, terompet buatannya dinilai kuat, rapi dan memiliki bentuk berbagai karakter sehingga banyak diburu pelanggan setiap jelang tahun baru.

"Pesanan datang paling jauh dari Bali, Surabaya juga lokal Jombang sendiri," tandasnya.

Terompet buatan Supardi ini dibandrol dengan harga yang tidak mahal. Untuk terompet kecil dengan karakter kupu-kupu dan lebah dibandrol seharga Rp 7 ribu. Sedangkan, terompet berukuran besar berbentuk karakter naga dijual seharga Rp 15 ribu saja.

"Sekarang peningkatan penghasilan itu kotor sekitar Rp 25 juta. Kalau tahun sebelumnya hanya Rp 10 jutaan," pungkasnya.(*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru