Malangtimes

Wayang Kulit Jadi Bagian Peringatan Hari Jadi ke-1262 Kabupaten Malang, Bupati: Aktualisasi Pelestarian Budaya

Dec 17, 2022 16:23
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Wabup Didik Gatot Subroto dan Ketua DPRD Darmadi.(Foto: Istimewa).
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Wabup Didik Gatot Subroto dan Ketua DPRD Darmadi.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pertunjukan seni budaya wayang kulit menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang tidak ketinggalan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang. Termasuk pada peringatan hari jadi yang ke-1262. Pagelaran wayang kulit digelar di area Museum Singhasari, Kecamatan Singosari pada Senin (28/12/2022) malam. 

Dalam kesempatan tersebut, Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon 'Prabu Guru Handhaya’ (Gatut Kaca Dadi Ratu), dibawakan oleh salah satu budayawan kenamaan asal Malang, Ki Ardi Purbo Antono. Sebagai pembuka, masyarakat disuguhi penampilan tari remo dari sanggar gong pro production.

Dalam gelaran tersebut, Bupati Malang HM. Sanusi yang didampingi Wabup Malang Didik Gatot Subroto dan Sekda Wahyu Hidayat juga nampak hadir bersama jajaran Forkopimda. Dan juga seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malang. 

Dalam sambutannya, dirinya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut berkontribusi dalam mensukseskan pagelaran wayang kulit tersebut. Dimana selain sebagai hiburan, juga menjadi ajang untuk silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat. 

"Tentu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan gelaran wayang kulit pada malam hari ini. Selain sebagai sajian hiburan, mudah-mudahan kegiatan ini sekaligus dapat menjadi wadah silaturahmi bagi warga Kabupaten Malang, sehingga suasana guyub rukun yang selama ini telah terbangun dengan baik dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan," ujar Sanusi. 

Selain itu, dirinya juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Malang. Sebab menurutnya, semua prestasi yang diraih Kabupaten Malang merupakan bentuk kerjasama dan kebersamaan masyarakat dan pemerintah.

"Keberhasilan yang diraih merupakan bentuk kerjasama, tanpa adanya kebersamaan dan kerjasama sama tentunya kita tidak akan mendapatkan prestasi tersebut. Semoga kebersamaan ini menjadi modal dalam membangun Kabupaten Malang menuju kesejahteraan di masa mendatang," terang Sanusi.

Sedangkan terkait pagelaran wayang kulit sendiri, menurutnya juga menjadi wujud aktualisasi kegiatan di sektor pariwisata. Sehingga menjadi agenda wajib dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang setiap tahunnya. Sehingga pagelaran wayang kulit merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam rangka pengembangan Kabupaten Malang dalam pelestarian budaya.

Sementara itu, pagelaran Wayang Kulit tersebut menjadi agenda penutup dalam serangkaian acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1262 Kabupaten Malang pada Senin (28/11/2022). Yang diawali dengan ziarah ke makam para pendahulu Kabupaten Malang, kemudian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-1262 Kabupaten Malang hingga Malam Resepsi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru