Malangtimes
Anugerah desa terbaik TIK Kabupaten Malang 2022

Dukung Smart Village, Camat di Kabupaten Malang Bakal Optimalkan TIK

Dec 15, 2022 17:22
Camat Poncokusumo, Didik Agus Mulyono. (Foto : Jatim Times)
Camat Poncokusumo, Didik Agus Mulyono. (Foto : Jatim Times)

JATIMTIMES - Jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang, mengapresiasi upaya penyediaan jaringan internet hingga ke tingkat desa yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Sebagaimana yang telah diberitakan, Bupati Malang HM Sanusi melalui Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto, telah menginstruksikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, untuk segera menggandeng pihak provider.

Dalam pernyataannya, Wabup Malang menyebut jika upaya pemerintah untuk menggandeng pihak provider tersebut bertujuan untuk menyediakan jaringan internet hingga ke tingkat desa. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan program Smart Village di tahun 2023 mendatang.

Menanggapi gagasan tersebut, jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan mengaku sangat antusias dengan program Smart Village. Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan oleh Camat Poncokusumo, Didik Agus Mulyono.

Kepada Jatim Times, Didik, sapaan Camat Poncokusumo, mengaku siap mendukung program Pemkab Malang dalam mewujudkan Smart Village. Hal itu juga selaras dengan kondisi di beberapa desa di wilayah Kecamatan Poncokusumo, yang hingga kini belum terfasilitasi jaringan internet.

Kondisi itulah yang membuat Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Poncokusumo terpaksa tidak bisa berpartisipasi dalam Anugerah Desa Terbaik Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Malang 2022.

"Kami ada 17 desa, tapi yang berpartisipasi (Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022) masih sekitar 10 desa, karena terkendala terkait dengan waktu kemudian ada beberapa desa yang belum terkoneksi aliran internet dengan baik," urai Didik.

Diskominfo Kabupaten Malang

Meski tidak memungkiri masih ada beberapa desa yang belum maksimal dalam mendapatkan jaringan internet, namun Didik mengaku sudah menekankan kepada seluruh Pemdes untuk menerapkan TIK dalam pelayanan pemerintahan.

"Kami sudah menyampaikan kepada seluruh desa untuk menggunakan TIK, dan sebagian besar sudah menggunakan, walaupun sebagian juga masih dalam proses. Karena untuk mengaplikasikan TIK kepada Pemdes itu membutuhkan waktu dan proses, karena tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) dari masing-masing desa berbeda," jela Didik.

Terkait agenda Smart Village berbasis jaringan internet di tahun 2023, Didik mengaku siap untuk mensukseskan program tersebut di wilayah Kecamatan Poncokusumo.

"Tetapi target kami di tahun 2023, semua desa sudah bisa menggunakan TIK dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang nanti akan kami buat seragam dari masing-masing desa se-Kecamatan Poncokusumo," terang Didik.

Sejauh ini, lanjut Didik, pemanfaatan TIK di Kecamatan Poncokusumo meliputi pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) hingga peningkatan potensi wisata.

"Terkait pemanfaatan TIK, kami ada beberapa sasaran. Pertama di bidang pelayanan adminduk, kedua adalah bagaimana kita memperkenalkan UMKM, kemudian yang ketiga adalah peningkatan potensi pariwisata. Tiga sektor ini yang kami prioritas dan kembangkan di Poncokusumo," tukas Didik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru