Malangtimes

Pesantren Manbaul Ulum Malang Manfaatkan Lahan Bersama Unisma dan Dinas TPHP

Dec 13, 2022 13:11
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi dan Kepala Dinas TPHP Ir Avicenna M. Saniputra memakai alat penggembur tanah agar bisa segera ditanami jagung. (foto istimewa)
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi dan Kepala Dinas TPHP Ir Avicenna M. Saniputra memakai alat penggembur tanah agar bisa segera ditanami jagung. (foto istimewa)

JATIMTIMES - Pesantren Manbaul Ulum Malang memanfaatkan lahan kosong di belakang Pesantren dengan menanam Jagung Varietas NK 6501. Aksi pemanfaatan lahan kosong ini dilakukan bersama Unisma dan Dinas TPHP (Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan) Kabupaten Malang pada Selasa (13/12/2022) mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi dan Kepala Dinas TPHP Ir Avicenna M. Saniputra MT MH. 

Dalam sambutannya, Prof Maskuri menyampaikan, bagi Unisma acara ini adalah bagian dari pengembangan riset. Jadi, bukan semata-mata hanya menanam di lahan. "Harapannya dengan langkah ini semoga bisa meningkatkan produktivitas dalam tanaman, terutama tanaman jagung," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang Avicenna menyambut baik acara ini. "Sehingga dengan menanam varietas ini diharapakan lahan yang kosong bisa benar-benar produktif menghasilkan Jagung yang unggul," ungkap Avicenna. 

Diketahui, yang ditanam dalam pemanfaatan lahan ini merupakan varietas jagung unggul yang memiliki kemampuan beradaptasi di wilayah tegalan dan lahan. NK 6501 mempunyai ketahan terhadap busuk batang, warnah merah yang menarik dengan hasil yang tinggi. Benih ini menjadi salah satu jagung kebanggaan petani jagung Indonesia. 

Juga turur hadir dalam acara tersebut PT Syngenta. Pihaknya juga siap untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan seperti penanaman jagung ini. 

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis benih jagung dari Dinas TPHP kepada rektor Unisma. Dengan penyerahan secara simbolis, maka secara resmi kerja sama pemanfaatan lahan di antara pihak-pihak yang hadir dimulai.

"Saya berterima kasih kepada pemerintah kabupaten khususnya Bapak Bupati dan kepala dinas yang telah mengimplementasikan model pemanfaatan lahan kering di pesantren ini. Nantinya jika ini berhasil bisa menjadi contoh bagi pesantren lainnya dalam pemanfaatan lahan" jelas pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum Malang KH Noor Shodiq Askandar SE MM. 

Selain itu, Gus Shodiq juga berharap kegiatan ini menjadi proses awal perintisan usaha mengingat jagung bisa diolah dalam berbagai jenis produk yang memiliki nilai ekonomis.

"Pemanfaatan lahan kering pesantren juga diharapkan bisa meningkatkan keterampilan santri untuk mengolah lahan sehingga bisa menjadi ilmu ketika nantinya terjun di masyarakat," harap Gus Shodiq. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru