Malangtimes
Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022

Melalui Anugerah Desa Terbaik TIK, Pemkab Malang Bakal Wujudkan Smart Village

Dec 12, 2022 00:51
Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto, saat memberikan arahan sekaligus membacakan sambutan dari Bupati Malang HM Sanusi dalam agenda Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022. (Foto: Jatim Times)
Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto, saat memberikan arahan sekaligus membacakan sambutan dari Bupati Malang HM Sanusi dalam agenda Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022. (Foto: Jatim Times)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan segera mewujudkan Smart Village. Yakni desa berbasis digital. Langkah kongkritnya diawali dengan penyelenggaraan Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang, yang diselenggarakan pada Minggu (11/12/2022).

"Kami berharap momentum ini tidak hanya sekedar menjadi perayaan seremonial semata. Tetapi hendaknya dimaknai sebagai pelecut semangat bagi semua unsur penyelenggara, terutama jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kabupaten Malang," kata Bupati Malang HM Sanusi dalam sambutannya saat agenda Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang, Minggu (11/12/2022).

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto, Bupati Malang menyebut jika ajang Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022, menjadi salah satu upaya Pemkab Malang dalam mengikuti perkembangan teknologi.

"Saat ini arus perkembangan TIK di negara kita sudah semakin pesat. Pertumbuhan TIK tentunya juga harus disikapi dengan strategi jitu, untuk mengarahkan berbagai perubahan pada tatanan kehidupan globalisasi. Tujuannya agar dapat berjalan secara sinergis dengan pola kehidupan masyarakat di Kabupaten Malang," ucapnya.

Di saat bersamaan, Wabup Malang memastikan, pada tahun 2023 seluruh desa di Kabupaten Malang bakal berbasis digital. Hal itu dilakukan dalam rangka mewujudkan smart village.

"Digitalisasi tahun 2023 sudah tidak bisa ditawar lagi, beliau (Bupati Malang) berharap tahun 2023 seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), pemerintah kecamatan, terutama di tingkat desa sudah menjadi smart village," ucapnya.

Setelah berakhirnya agenda Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022, Wabup Malang berharap Diskominfo Kabupaten Malang segera melakukan evaluasi, guna mewujudkan smart village di Kabupaten Malang tersebut.

"Pada kesempatan ini kami berharap Kades (Kepala Desa) terus semangat, kemudian Diskominfo yang menjadi stake holder di Kabupaten Malang terus melakukan evaluasi. Artinya Bapak Bupati sudah minta itu (smart vilage) harus dilakukan tahun 2023," tegasnya.

Dari hasil koordinasi Pemkab Malang bersama pihak terkait, terutama dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, telah menemui kata sepakat untuk memberikan anggaran khusus dalam mewujudkan program smart village tersebut.

"DPRD sudah siap proses penganggarannya, tinggal nanti kita mempersiapkan pengaplikasiannya di lapangan," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Didik, sapaan akrab Wabup Malang, juga mengkritisi para camat yang tidak mendorong Pemdes yang ada di wilayahnya, untuk berpartisipasi dalam Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022. Sebab, jika tidak segera berbenah, langkah Pemkab Malang dalam mewujudkan smart village dikhawatirkan akan menemui kendala.

Oleh karenanya, pihaknya menekankan kepada Diskominfo Kabupaten Malang agar segera melakukan evaluasi. "Tadi saya masih melihat ada beberapa kecamatan yang tidak mendorong Pemdes, ini menjadi catatan juga. Padahal hal ini (Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang 2022) sebenarnya ajang bergengsi, ini luar biasa," tukasnya.

Diskominfo Kabupaten Malang

Sebagaimana yang telah diberitakan, hingga penutupan pendaftaran, telah ada 125 dari 378 desa yang telah berpartisipasi dalam Anugerah Desa Terbaik TIK Kabupaten Malang. Ratusan Pemdes yang telah berpartisipasi tersebut, tersebar di 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang. Sedangkan wilayah yang sama sekali belum ada yang mendaftar, ada di Kecamatan Kasembon, Dau, Tumpang, Bululawang, Gedangan dan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).

"Siapapun yang mendapatkan nominasi terbaik, ini bisa dilakukan transfer knowledge untuk wilayah desa lainnya. Semoga ini bisa menjadi semangat bagi kita semuanya, melalui kompetisi pada malam hari ini bisa menjadi pemantik bagi Camat untuk mendorong smart village di wilayahnya," tukas Wabup Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru