Malangtimes

Penduduk Pendatang di Kota Malang Sumbang Sampah hingga 100 Ton Per Hari

Dec 09, 2022 21:27
Salah satu armada pengangkut sampah milik DLH Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Salah satu armada pengangkut sampah milik DLH Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Penduduk pendatang seperti mahasiswa menjadi satu sumber tumpukan sampah semakin bertambah di Kota Malang. 

Hal tersebut disampaikan Kepala UPT TPA Supit Urang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Syarif Hidayat.

Menurut Syarif, saat ini sampah di Kota Malang mulai meningkat. Salah satu penyebabnya karena adanya penduduk pendatang seperti mahasiswa.

“Karena (proses belajarnya) sudah luring ya, kalau dulu kan daring. Itu berpengaruh produksi sampah setiap harinya,” kata Syarif kepada JatimTIMES, Jum'at (9/12/2022).

Dijelaskan Syarif, meningkatnya jumlah sampah tersebut sebenarnya tidak terlalu signifikan. Pihaknya memperkirakan ada sekitar 50 sampai 100 ton per hari.

“Secara prosentase mungkin sekitar 10 sampai 15 persen. Awal sebelum mahasiswa masuk sekitar 450 ton per hari, sekarang 680 ton,” ungkap Syarif.

Oleh karena itu, Syarif mengimbau agar sampah dipilah mulai dari sumber. Dalam hal ini mulai dari rumah tangga, pabrik, sekolah, kampus, resto dan lainnya yang memang menghasilkan sampah setiap hari.

“Untuk penanganan harus sudah maksimal di hulu, jadi sampah yang masuk TPA harus sudah sedikit. Jadi memaksimalkan pemilahan, TPS 3R, bank sampah. Tapi ini butuh sinergi antara swasta dan pemerintah dalam penanganan sampah,” beber Syarif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru