Malangtimes

Pecel Tempe Mendoan ala Desa Senggreng Ditunjuk Mewakili Kabupaten Malang pada Festival Inovasi Desa 2022

Dec 08, 2022 20:53
Kades Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan bersama Bupati Malang HM. Sanusi saat menyambut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Festival Inovasi Desa.(Foto: Istimewa).
Kades Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan bersama Bupati Malang HM. Sanusi saat menyambut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Festival Inovasi Desa.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Inovasi Layanan Publik Pelayanan Cepat Tanpa Meninggalkan Kerjoan atau lebih  dikenal dengan Pecel Tempe Mendoan ala Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, menjadi perhatian nasional. Salah satunya, inovasi  itu diperlihatkan saat ditunjuk untuk mewakili Pemkab Malang dalam Festival Inovasi Desa yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim di Madiun belum lama ini. 

"Jadi, pemprov itu menunjuk Pemkab Malang untuk mengirimkan inovasinya agar dipamerkan dalam Festival Inovasi Desa. Kemudian Pak Bupati menunjuk Pecel Tempe Mendoan," jelas Kepala Desa Senggreng,l Rendyta Witrayani Setyawan, Kamis (8/12/2022). 

Namun, wanita yang akrab disapa Dita ini mengatakan, secara khusus dirinya diminta oleh Pemprov Jatim untuk menjadi narasumber dalam serangkaian Festival Inovasi Desa tersebut.

Dalam kegiatan itu, ada sebanyak 3 narasumber. Yakni Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB), bupati Madiun, serta epala desa (kades) Senggreng. 

"Jadi, kades yang menjadi satu-satunya narasumber dalam kegiatan tersebut hanya saya (kades Senggreng). Untuk narasumber yang lain adalah dari Kemenpan RB dan bupati Madiun," jelas Dita. 

Dalam pemaparannya, Dita diminta untuk menyampaikan secara teknis terkait inovasi pelayanan publik Pecel Tempe Mendoan. Dia sekaligus menyampaikan motivasi kepada para peserta untuk tetap bisa melahirkan sebuah inovasi. 

Bahkan, menurut Dita, inovasi yang luncurkan itu ternyata menginspirasi Pemprov Jatim untuk menggelar Festival Inovasi Desa itu. Dari informasi yang ia himpun, rencana untuk menggelar festival itu muncul setelah video hasil produksi JatimTIMES terkait Pecel Tempe Mendoan viral dan sempat diapresiasi oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. 

"Jadi saat di Madiun, saya dipanggil oleh kabiro organisasi Pemprov Jatim. Bilangnya memang festival inovasi desa ini harus digelar. Dan pemicunya adalah video Pecel Tempe Mendoan yang viral itu, yang diproduksi bersama tim JatimTIMES," jelas Dita. 

Bahkan bukan hanya itu. Atas capaian tersebut, Dita mengatakan bahwa sejumlah pemerintah daerah (pemda) di Indonesia telah dijadwalkan untuk melakukan studi replikasi ke Pemdes Senggreng atas layanan tersebut. Setidaknya sudah ada 4 jabupaten yang telah dijadwalkan untuk datang ke Pemdes Senggreng tahun 2023 mendatang. 

"Bulan 2 (Februari) itu ada Kabupaten Sumenep. Selain itu  Tulungagung dan Jombang. Lalu rencananya, kemarin sudah ada pembahasan, Dispendukcapil Kabupaten Madiun juga akan melakukan studi replikasi terkait inovasi tersebut," pungkas Dita. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru