Malangtimes

Pengedar Narkotika Diringkus, Polisi Temukan 913 Butir Pil Koplo

Dec 08, 2022 19:03
Tersangka LH saat diamankan jajaran Polsek Lawang lantaran menjadi pengedar narkoba jenis pil koplo. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)
Tersangka LH saat diamankan jajaran Polsek Lawang lantaran menjadi pengedar narkoba jenis pil koplo. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Seorang pengedar narkotika berhasil diringkus jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Lawang. Tersangkanya berinisial LH, warga Dusun Blandit Timur, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

 Tersangka diamankan jajaran kepolisian di wilayah Dusun Gunungtumpuk, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang. Dari tangan pria 26 tahun tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa ratusan pil koplo atau double L.

"Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa 913 butir pil koplo," kata Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik, Kamis (8/12/2022).

Terungkapnya kasus peredaran narkoba ini bermula dari informasi yang diperoleh polisi. Yakni informasi akan maraknya kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Lawang.

Berawal dari informasi tersebut, anggota Polsek Lawang akhirnya melakukan penelusuran ke lokasi yang dikabarkan rawan menjadi tempat peredaran narkoba. Saat  itulah, petugas mendapati seorang pemuda yang sedang teler akibat mengonsumsi narkoba. Dia berinisial IH.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sisa pil koplo sebanyak enam butir yang belum sempat dikonsumsi oleh remaja 18 tahun tersebut. Barang bukti itu ditemukan polisi di dalam saku bajunya.

"Dari penuturannya, IH mengaku mendapatkan pil koplo setelah membeli dari seseorang yang berinisial LH," ucap Taufik.

Berangkat dari kesaksian itulah, polisi akhirnya melakukan pengembangan. Hasilnya, petugas mendapat keterangan bahwa pelaku LH sedang berada di rumahnya. Kemudian polisi menangkap LH.

Ketika diinterogasi, LH tidak bisa mengelak dan mengaku telah menjual pil koplo kepada IH. "Saat melakukan pengeledahan di rumah pelaku LH, petugas menemukan barang bukti sejumlah 913 butir pil koplo yang disimpan di botol plastik," ungkap Taufik.

Di hadapan penyidik, LH mengaku barang bukti yang ditemukan polisi tersebut merupakan sisa pil koplo yang belum terjual saat diedarkan. "Kami masih menggali keterangan dari tersangka. Petugas masih mendalami terkait jaringan yang memasok pil koplo terhadap tersangka LH," tukasnya.

Sementara itu, guna proses penyidikan lebih lanjut, tersangka LH beserta barang buktinya telah diamankan dan dibawa ke Polsek Lawang. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 196 Subsider Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sedangkan ancamannya adalah kurungan penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru