Malangtimes

Tracer Study 2022: Keterserapan Lulusan Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang dalam Dunia Kerja Memuaskan

Dec 08, 2022 17:09
Tracer Study 2022 Fakultas Humaniora (Humaniora)
Tracer Study 2022 Fakultas Humaniora (Humaniora)

JATIMTIMES - Kualitas lulusan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang khususnya dari Fakultas Humaniora memang tak diragukan lagi. Terungkap, melalui hasil Tracer Study tahun 2022, yang dirilis resmi Laboratorium Pembinaan Mahasiswa dan Alumni Fakultas Humaniora menunjukkan bahwa tingkat keterserapan lulusan Fakultas Humaniora sangat tinggi.

Dekan Fakultas Humaniora Dr M Faisol menyampaikan, bahwa ini merupakan data yang sangat berharga. Tingginya tingkat relevansi antara bidang studi dengan pekerjaan yang digeluti oleh alumni Fakultas Humaniora dapat menjadi bahan evaluasi program kerja dan kurikulum yang dikembangkan di Fakultas Humaniora. 

"Ini data yang sangat berharga bagi pengembangan Fakultas Humaniora. Kita dapat melihat tingkat keterkaitan tujuan pendidikan dengan hasil keluarannya," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam Tracer Study 2022 ini dilakukan pada lulusan Fakultas Humaniora tahun 2020. Terdapat 218 alumni yang menjadi target atau menjadi responden dalam Tracer Study itu .

Tracer Study mengunakan metode tracer study dan berhasil menyasar 156 responden. Jumlah responden itu terdiri dari dengan rincian sebanyak 72 responden dari lulusan Program Studi Sastra Inggris, dan sebanyak 84 responden dari lulusan Program Studi Bahasa dan Sastra Arab.

Hasil dari Tracer Study, 46,1 persen lulusan Fakultas Humaniora telah bekerja. Kemudian, ada juga 23,1 persen lulusan Fakultas Humaniora berwirausaha. Selain itu, mereka yang melanjutkan studi ada 23,1 persen. Sementara, 7.7  persen alumni dalam masa tunggu. Hasil ini tentunya menjadi hal yang menggembirakan, dimana berarti lulusan Fakultas Humaniora dengan keterserapan tinggi.

Untuk jenis pekerjaan yang ditekuni, terdapat beberapa bidang. 40,4 persen alumni bekerja pada bidang pendidikan, 14,9 persen lulusan bekerja pada bidang pelayanan publik, 8.6 persen lulusan bekerja dalam bidang penerjemah. 4,2 persen bekerja pada bidang penerbitan, 2,1 persen luli bekerja pada bidang kesehatan.

Kemudian, 4,3 persen lulusan bekerja pada bidang ekspedisi dan logistik, 4,3 persen bekerja pada bidang fashion, 4,3 persen bekerja pada bidang bidang perdagangan, 2.1  persen bekerja pada bidang konstruksi, 2,1 persen bekerja pada bidang peternakan 2,1 persen bekerja pada bidang organizer dan 10.6  persen bidang TIK.

Untuk lama masa tunggu lulusan dalam mendapatkan pekerjaan, juga menunjukkan hasil yang memuaskan. 33,3 persen lulusan mendapatkan pekerjaan kurang dari 3 bulan,
22,2 persen lulusan mendapatkan pekerjaan tak lama setelah mereka lulus, yakni dalam jangka waktu 3 sampai 6 bulan.  Ada 29,2 persen lulusan mendapatkan pekerjaan dalam kurun waktu 6 sampai 12 bulan dan 15,2 persen lulusan mendapatkan pekerjaan dalam waktu lebih dari 12 bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru