Malangtimes

Peran Ismail Bolong dalam Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Dec 08, 2022 16:30
Mantan anggota Polres Samarinda Ismail Bolong. (Foto dari internet)
Mantan anggota Polres Samarinda Ismail Bolong. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Ismail Bolong secara resmi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tambang ilegal yang berlokasi di Kalimantan Timur (Kaltim).

Ismail Bolong sendiri cukup berperan penting dalam tambang ilegal itu. Ismail Bolong berperan sebagai pengatur kegiatan tambang ilegal di Kalimantan Timur itu.

Menurut Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah, Ismail Bolong mengatur kegiatan penambangan ilegal di terminal khusus PT Makaramma Timur Energi (MTE) dan di lokasi penyimpanan batu bara hasil penambangan yang termasuk PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) PT Santan Batubara.

"IB (Ismail Bolong) berperan mengatur rangkaian kegiatan penambangan ilegal pada lingkungan PKP2B perusahaan lain," kata Nurul dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).

Tak hanya itu, peran Ismail Bolong juga lebih dari seorang pengatur kegiatan. Ia rupanya juga berperan sebagai komisaris PT Energindo Mitra Pratama (PT EMP) yang tidak memiliki IUP atau izin usaha penambangan.

"Menjabat sebagai komisaris PT EMP yang tidak memiliki izin usaha penambangan untuk melakukan kegiatan penambangan," ujar Nurul.

Dalam kasus tambang ilegal ini Ismail Bolong tidak sendirian. Ia memiliki dua rekan untuk mengelola tambang yang tak memiliki izin itu.

Kedua rekan Ismail Bolong itu berinisial BP dan RP. BP dalam tambang ilegal itu berperan sebagai penambang batu bara.

Sementara untuk RP, berperan sebagai direktur PT Energindo Mitra Pratama. 

Atas perbuatannya, ketiga tersangka itu dijerat Pasal 158 dan Pasal 161 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 100 miliar. 

Selain itu, IB juga dikenakan juga Pasal 55 ayat (1) KUHPidana karena berperan sebagai mengatur rangkaian kegiatan penambangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru