Malangtimes

72 Persen Masyarakat Indonesia Telah Berinvestasi, Ini Jenis dan Alasan Investasinya

Dec 08, 2022 14:19
Ilustrasi investasi (pixabay)
Ilustrasi investasi (pixabay)

JATIMTIMES - Pandemi Covid-19 turut berpengaruh pada tren investasi di Indonesia. Hasil survei Populix, sebuah perusahaan survei digital, diketahui masyarakat telah banyak yang melakukan kegiatan investasi. Survei yang dilakukan mendapatkan angka 72 persen masyarakat Indonesia sudah berinvestasi.

Survei ini dilakukan pada akhir Oktober 2022 dengan melibatkan 1038 responden di seluruh Indonesia. Dari total responden, persentase 51 persen adalah laki-laki dan 49 persen perempuan dari berbagai profesi serta status ekonomi. 

"Dari total responden itu, dibagi dalam tiga kelompok. Yakni, Gen Z pada rentang usia 18–25 tahun, Generasi Milenial pada rentang usia 26-45 tahun dan Gen X rentang usia 46-55 tahun," dilansir dalam laman resmi Populix. 

Dari jumlah 72 persen masyarakat yang melakukan investasi pada 2022 itu, terjadi peningkatan daripada tahun 2021. Bahkan, peningkatan itu terjadi sebanyak 33 persen. 

Produk pilihan dalam investasi z dari tren yang ada, pada 2022 Reksadana masih menjadi favorit generasi Z. 55 persen Gen Zenin memilih investasi ini, Diman modal yang tak besar dan resiko yang rendah.

"Untuk generasi milenial, 46 persen lebih memilih untuk berinvestasi emas perhiasan. Begitupun dengan Gen X, 60 persen mereka lebih memilih perhiasan emas sebagai investasi," tulis dalam laman resminya.

Terkait tujuan investasi, 64 persen responden memang melakukan investasi untuk persiapan dana darurat. Sedang Gen Mileneal lebih cenderung berinvestasi untuk mempersiapkan rencana pensiun dan dana pendidikan anak daripada Gen Z.

Dari survei juga ditemukan, jika 95 persen responden sudah berencana untuk berinvestasi pada masa mendatang. Beberapa jenis investasi menjadi pilihan. Mulai dari emas batangan 49 persen, emas perhiasan 42 persen dan saham 42 persen.

Sementara itu, terdapat sebagian yang tak ingin melakukan investasi. Mayoritas alasan mereka adlah karena pendapatan yang tak mencukupi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru