Malangtimes

Kapolresta Malang Kota dan Kapolres Tulungagung, Serahkan Beasiswa Kapolda Jatim ke Anak Polisi Korban Kanjuruhan

Dec 07, 2022 19:54
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dan AKBP Eko Hartanto Kapolres Tulungagung (Foto: Dokpol/ TulungagungTIMES)
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dan AKBP Eko Hartanto Kapolres Tulungagung (Foto: Dokpol/ TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, mendatangi Mapolres Tulungagung. Kedatangannya bersama rombongan PJU Polresta Malang Kota untuk menyerahkan beasiswa dan tabungan kepada anak korban tragedi Kanjuruhan Malang beberapa waktu yang lalu.

Kombes Pol Budi Hermanto, didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, mengatakan kedatangannya untuk memberikan Beasiswa dari Kapolda Jatim pada dua putra almarhum Aipda (Anumerta) Andik Purwanto, Rabu (7/12/2022) siang.

Dua putra yang dimaksud adalah Muhammad Arkhan Adyasta (9) dan Rafan Abrisam Multazam (3).

“Polresta Malang Kota bersama Polres Tulungagung menyerahkan bantuan beasiswa dari Kapolda Jawa Timur untuk kedua orang anak korban insiden Kajuruhan Aipda  anumerta Andik Purwanto," kata Budi. 

Beasiswa yang diberikan Ini merupakan tindak lanjut pada saat beberapa waktu yang lalu Kapolda mendatangi keluarga korban di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol.

Kapolresta Malang Kota mengatakan ini bukan sekedar seremonial, namun ia memastikan Polda Jawa Timur hadir untuk keluarga korban kususnya Kepolisian.

“Kita juga berikan kepada keluarga kelurga korban contoh yang ada di Malang, ada salah satu anak namanya Alfian kelas 5 SD yang cita-citanya menjadi polisi juga diberikan beasiswa," ungkapnya.

Pada anak keluarga korban Kanjuruhan yang mempunyai cita-cita menjadi p3olisi, melalui Bhabinkamtibmas akan selalu mengawal fisik dan psikisnya.

“Beasiswa dari Kapolda Jatim akan diberikan dari SD hingga lulus SMA, jika yang bersangkutan ingin perkembangan lain misalnya boarding school ke Ponpes bisa komunikasikan ke kita, di Kota Malang ada beberapa ponpes menyiapkan secara gratis untuk keluarga korban Kanjuruhan," terangnya.

Beasiswa yang diberikan perorang berkisar dari Rp 50 juta hingga Rp 80 juta, tergantung dari kelasnya. Bantuan ini meliputi kebutuhan buku, uang bangunan serta seragam, selain itu menyiapkan satu rekening donasi untuk biaya biaya hidup keluarga korban dan siapapun bisa berdonasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru