Malangtimes

Wali Kota Sutiaji Apresiasi Jarik Ma'Siti dari SMPN 10 Malang yang Raih Inovasi Terpuji Jatim 2022

Dec 06, 2022 17:35
Wali Kota Malang Sutiaji saat memaparkan inovasi Jarik Ma'Siti dari SMPN 10 Malang kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Foto: Dok. Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat memaparkan inovasi Jarik Ma'Siti dari SMPN 10 Malang kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Foto: Dok. Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi inovasi pendidikan inklusi Jarik Ma'Siti akronim dari Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa dari SMPN 10 Malang yang berhasil meraih penghargaan sebagai Top Inovasi Terpuji tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim) Tahun 2022.

Inovasi Jarik Ma'Siti dari SMPN 10 Malang merupakan terobosan dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik siswa berkebutuhan khusus mengenyam pendidikan di sekolah reguler.

Penghargaan Top Inovasi Terpuji Provinsi Jatim Tahun 2022 untuk Jarik Ma'Siti tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi Jatim Nomor: 188/876/KPTS/013/2022.

Jarik Ma'Siti.

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini menyampaikan, bahwa penghargaan Top Inovasi Terpuji Provinsi Jatim Tahun 2022 bagi SMPN 10 Malang merupakan bagian ikhtiar dari Kota Malang yang mewujudkan pendidikan agar setara untuk anak-anak.

"Ini adalah bagian ikhtiar Kota Malang mewujudkan pendidikan yang makin setara untuk anak-anak kita. Memenuhi amanah konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Terima kasih dan jangan berhenti berkarya," ujar Sutiaji.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Provinsi Jawa Timur Ramliyanto melalui streaming YouTube, Senin (5/12/2022) menyampaikan, penetapan bagi berbagai instansi yang menerima penghargaan Top Inovasi Terpuji Provinsi Jatim ini telah melalui berbagai tahapan seleksi.

"Penetapan dilakukan setelah melalui berbagai, mulai seleksi administrasi, proposal, kemudian presentasi dan verifikasi lapangan," ujar Ramli sesaat sebelum membacakan deretan inovasi terpuji dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur Tahun 2022.

Jarik Ma'Siti.

Keberhasilan Jarik Ma'Siti menjadi salah satu dari 17 inovasi terpuji Tahun 2022. Hal ini menambah deretan inspirasi dari Kota Malang yang sebelumnya juga sempat sukses lewat Sekolah Pasar Pedagang Cerdas dan inovasi Si Ikan Nila.

Apresiasi ini dipandang sebagai sebuah angin segar untuk menjawab persoalan implementasi pendidikan inklusif yang seringkali menghadapi tantangan pemahaman dan kesadaran orang tua, gap ketersediaan guru GPK dan sarana penunjang. Selain itu, metode skrining dan ajar yang implementatif di sekolah reguler.

Jarik Ma'Siti.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah SMPN 10 Malang Syahroni menjelaskan, inovasi tersebut dilatarbelakangi temuan banyaknya siswa berkebutuhan khusus yang masuk melalui jalur reguler dan mengalami kesulitan saat mengikuti pembelajaran.

"Kami merintis di tahun 2019. Ternyata setelah kami lakukan skrining, banyak sekali anak-anak kita yang mengalami hambatan. Maka niatan kami bagaimana anak-anak berkebutuhan khusus ini atau dalam bahasa kami istimewa, bisa menerima pelajaran dan mengasah potensinya," jelas Syahroni.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menuturkan, dengan menggunakan metode yang adaptif seperti pembelajaran menggunakan gambar dan aktivitas, Jarik Ma'Siti dalam tiga tahun implementasinya telah menyentuh ratusan siswa istimewa di SMPN 10 Malang. Replikasi pun saat ini tengah dikembangkan di sejumlah sekolah lain.

"Jarik Ma'Siti, Alhamdulillah sangat baik progresnya. Maka kami pun saat ini dalam proses menyiapkan perwal pendidikan inklusi yang core nya banyak diambil dari pembelajaran di SMPN 10," tandas Suwarjana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru