Malangtimes

Ikan-Ikan Ini Diyakini Jelmaan Bekas Kayu Pembakaran Nabi Ibrahim

Dec 04, 2022 12:14
Ikan-ikan yang diyakini bekas kayu yang membakar Nabi Ibrahim dan dianggap suci di wilayah Urfa, Turki. (Foto: Tik Tok @thaha.yasin)
Ikan-ikan yang diyakini bekas kayu yang membakar Nabi Ibrahim dan dianggap suci di wilayah Urfa, Turki. (Foto: Tik Tok @thaha.yasin)

JATIMTIMES - Nabi Ibrahim AS merupakan rasul atau utusan Allah yang diberi banyak mukjizat. Salah satunya, Nabi Ibrahim AS tidak mempan dibakar api yang ganas.

Pembakaran bermula nabi keenam umat Islam itu dituduh melecehkan berhala-berhala sesembahan pengikut Raja Namruz. Karena murka, Namruz memerintahkan bawahannya untuk membakar Ibrahim hidup-hidup.

Nabi Ibrahim tak takut menghadapi hukuman dari kaumnya itu. Lalu, Allah SWT menyelamatkannya dari panasnya api yang menyala-nyala.

Konon, Nabi Ibrahim AS dibakar di wilayah Urfa, Turki. Allah menyelamatkan Nabi Ibrahim dengan mengeluarkan air dari tempat kobaran itu.

Selama 7 hari 7 malam Allah menjadikan bara api serasa di taman bunga. Saat itu, dari luar, orang melihat Nabi Ibrahim sedang dibakar. Tapi Nabi Ibrahim merasakan seperti berada di taman bunga.

Jika orang merasakannya sedang diberi azab, yang dirasakan Nabi Ibrahim adalah kebahagiaan. Selain itu, Allah mengirimkan kepada Nabi Ibrahim malaikat bayangan yang menyerupai bentuk fisik Nabi Ibrahim supaya tenang, tidak takut dan santai.

Hingga akhirnya api yang diubah menjadi air terus mengalir keluar hingga menjadi danau ikan. Konon  setelah dibakar 7 hari 7 malam, bekas pembakaran Nabi Ibrahim menjadi danau ikan. Apinya jadi air dan kayunya menjadi ikan.

Kolam itu berisi ikan berwarna hitam dove yang seperti ikan gabus. Hanya ada satu jenis ikan dalam kolam itu dengan berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga besar.

Ikan yang ada di danau itu tidak pernah ditangkap oleh penduduk Urfa karena dianggap ikan suci yang dikeramatkan. Alhasil, ikan-ikan di sana semakin hari semakin berkembang biak dan ukurannya besar-besar.

Masyarakat Urfa mengatakan bahwa ikan-ikan yang berada di kawasan pembakaran Nabi Ibrahim itu tidak boleh dimakan. Kolam itu rupanya mengalir ke berbagai selokan di sekitar tempat tersebut. Selokan yang jernih itu juga dihiasi dengan sejumlah ikan hitam yang diyakini jelmaan kayu pembakaran Nabi Ibrahim.

Karena itu, orang-orang juga memuliakan ikan ikan ini dengan memberikan makan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru