Malangtimes

RKUHP: Hubungan Seks di Luar Nikah Bisa Dipenjara 1 Tahun  

Dec 03, 2022 14:32
Rancangan Kitab Undang-Undang Hukun Pidana (RKUHP) rencananya bakal disahkan dalam waktu dekat mengatur soal hubungan seks di luar nikah, termasuk kumpul kebo (foto: @ussfeeds)
Rancangan Kitab Undang-Undang Hukun Pidana (RKUHP) rencananya bakal disahkan dalam waktu dekat mengatur soal hubungan seks di luar nikah, termasuk kumpul kebo (foto: @ussfeeds)

JATIMTIMES - Rancangan Kitab Undang-Undang Hukun Pidana (RKUHP) rencananya bakal disahkan dalam waktu dekat. Pada draf tersebut ada beberapa aturan soal hubungan seks di luar nikah. 

"Setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak kategori II," bunyi Pasal 413 ayat 1. 

Namun yang harus digarisbawahi adalah pasal tersebut berlaku apabila terdapat pengaduan oleh suami atau istri yang bersangkutan. Atau dilaporkan oleh orang tua atau anak yang bersangkutan. 

"Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan di sidang pengadilan belum dimulai," bunyi Pasal 413 ayat 4. 

RKUHP yang bakal disahkan itu juga mengatur pasangan yang tinggal satu rumah tanpa ikatan pernikahan. 

"Setiap orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori II," bunyi Pasal 414 ayat 1. 

Hanya saja untuk mempidanakan pelaku pasangan serumah atau istilahnya kumpul kebo harus dengan delik aduan. Di mana yang berhak mengadukan adalah suami atau istri. Jika belum menikah, hanya orang tua atau anak yang bisa melaporkan. 

Pasal tentang perzinaan di RKUHP ini pun menjadi sorotan media asing. Pasalnya pasal itu dinilai menjadi kontroversial dalam pengesahan RKUHP. 

Seperti dilansir Guardian, belasan ribu orang berdemo ketika itu (2019) untuk menentang dra RKUHP, terutama pasal-pasal yang mengatur moralitas dan kebebasan bersuara yang mengancam kebebasan sipil.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru