BPBD-Kabupaten-Probolinggo. (Foto: twetter)

BPBD-Kabupaten-Probolinggo. (Foto: twetter)


Editor


Gunung Bromo Siaga

MALANGTIMES  - Pusat Studi Kebumian dan Kebencanaan (PSKK) Univeritas Brawijaya merancang alat yang bisa memantau aktivitas kawah Bromo secara terus menerus. Nantinya, instrumen tersebut akan rutin mengirimkan informasi ke posko pantau.

“Data yang ditangkap oleh alat kami akan dikirimkan ke pusat pantau di Badan Peanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo,” ungkap Arief Andy Soebroto, ketua divisi TIK PSKK UB, Jumat (15/1/2016).

Alat yang dimaksudnya adalah instrumen penangkapan citra berupa kamera CCTV fitur tertinggi dengan daya jangkau 10 kilometer dan visi 360 derajat. Citra tersebut juga akan ditunjang dengan seismograf dan alat pantau gas.

Pria yang karib disapa Aan tersebut melanjutkan, bahwa data yang diterima oleh BPBD Probolinggo akan dikirmkan kepada Pusat Pemantauan Gunung Api (PPGA) Gunung Bromo. “Instansi ini yang berwenang memberikan penilaian”

Hasil olahan PPGA kemudian dikirimkan kembali ke BPBD Probolinggo dalam bentuk penilaian status gunung. BPBD kemudian merancang skenanario mitigasi bencana, khususnya apabila Bromo dinilai telah berstatus siaga ke atas. (*)

End of content

No more pages to load