Malangtimes

Viral, Komplotan Curanmor Berkopiah Gasak Motor di Pakis

Dec 03, 2022 11:26
Tangkapan layar rekaman CCTV yang viral di medsos terkait kasus curanmor yang diduga terjadi di toko material di wilayah Kecamatan Pakis. (Foto : Istimewa)
Tangkapan layar rekaman CCTV yang viral di medsos terkait kasus curanmor yang diduga terjadi di toko material di wilayah Kecamatan Pakis. (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Jagat maya dibuat heboh dengan aksi komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang disebut terjadi di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dalam melancarkan aksinya, komplotan pelaku curanmor berkopiah ini membawa kabur motor curian hanya dalam hitungan detik.

"Maling motor tertangkap CCTV. Telah terjadi aksi pencurian motor di depan toko material Anugrah 99 di kawasan Pakis sekitar pukul 12 siang, 1 Desember 2022," tulis akun @malangraya_info dalam caption unggahan video yang didapat dari kiriman warga.

Rekaman CCTV berdurasi sekitar satu menit  tersebut memperlihatkan dua orang pelaku yang sedang mengamati situasi di sekitar lokasi kejadian.

Saat melancarkan aksinya, komplotan curanmor yang beranggotakan dua  pelaku ini saling berbagi peran. Yakni satu orang pelaku bertugas mengamati situasi dari atas motor. Sedangkan pelaku lainnya bertindak sebagai eksekutor.

Kendaraan yang dijadikan sarana untuk melancarkan aksi pencurian oleh pelaku merupakan motor matik Vario warna abu-abu. Sedangkan motor yang dicuri adalah motor Vario warna putih.

Sepintas, pelaku yang bertugas mengamati situasi tampak mengenakan celana kain panjang dan baju yang berwarna serba gelap. Dia juga terlihat mengenakan peci atau kopiah sebagai penutup kepala serta menggunakan masker yang menutup mulutnya.

Sedangkan satu pelaku lainnya yang bertugas sebagai eksekutor terlihat mengenakan baju warna abu-abu dan celana jeans selutut warna biru. Dia juga terlihat mengenakan topi warna hitam dan masker yang menggantung di lehernya.

Semula kedua pelaku terlihat mengamati sekitar lokasi selama beberapa detik. Setelah dirasa situasi aman, sang eksekutor bergegas menghampiri motor yang hendak dicuri sembari merogoh kunci T dari saku celana sebelah kanannya.

Tidak lama setelah itu, pelaku kemudian memasukkan kunci T ke rumah kontak kendaraan. Namun upaya tersebut sempat gagal. Hingga akhirnya sang eksekutor mengganti kunci T lainnya yang juga disimpan di saku celananya.

Setelah kurang lebih 15 detik kemudian, pelaku berhasil merusak rumah kontak. Kemudian meletakkan helm milik korban yang semula digantung di spion ke lantai paving yang ada di lokasi kejadian.

Sesaat setelahnya, pelaku bergegas kabur meninggalkan lokasi kejadian. "Pakis kulon'e (baratnya) jembatan Pakis," ucap seorang pria yang menjelaskan lokasi kejadian sembari mevideokan rekaman CCTV saat pelaku melancarkan aksinya tersebut.

Saat kejadian, karyawan toko mengaku tidak bisa mengamati gerak gerik pelaku. Hal itu dikarenakan di tempat kejadian ada material pipa yang menutupi pengelihatannya. "Soal'e kan ketentengan pipo-pipo dadi yo gak ketok iku maeng (Soalnya ketutupan pipa, jadi tidak kelihatan)," ucap seorang perempuan yang suaranya terdengar dari video viral tersebut.

Diduga modus yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya adalah  berpura-pura menjadi pembeli. Hal itulah yang membuat karyawan toko material dan pengguna jalan yang berlalu-lalang tidak sadar jika mereka adalah komplotan curanmor.

"Aku maeng ndelok wonge mandek ndek kono ndelok wesi. Tak enteni ae, tapi kok gak mrene-mrene. Aku yo gak nguwasno kono, terus tak tinggal omong-omongan mau. (Tadi pelaku berhenti untuk melihat besi. Ditunggu kok tidak masuk ke toko, waktu kejadian saya juga sedang ngobrol)," sahut seseorang yang menggambarkan situasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis, rekaman CCTV yang viral di medsos tersebut telah menuai beragam komentar dari warganet. Mereka menyayangkan atribut pelaku yang menggunakan perlengkapan ibadah. Yakni kopiah.

"Kopyahan tapi maling, tidak lain dan tidak bukan.........," tulis akun @rifqihafizhrh di kolom komentar.

"Kasihan pecinya," ucap warganet lainnya sembari menyematkan emoticon tertawa.

Atas kejadian tersebut warganet berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya. "Mandar ndang kecekel.. cek gak tuman. (Semoga segera tertangkap, agar tidak jadi kebiasaan)," kata @yudha_iku_aduh.

"Sidik jarine nempel ndek helm," timpal warganet lainnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik mengaku sampai dengan saat ini pihak kepolisian belum mendapat laporan terkait aksi curanmor yang viral di medsos tersebut. "Saya tidak ada laporan," katanya saat dikonfirmasi Jatim Times.

Terpisah, Kapolsek Pakis AKP H Moh. Lutfi mengatakan, meski belum mendapat laporan, pihaknya bakal segera menindaklanjuti kejadian yang tengah viral di medsos tersebut.

"(Sementara ini) belum ada laporan. Coba saya dikirimi videonya," tukas anggota polisi dengan pangkat tiga balok ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru