Malangtimes

Upaya Menjamin Kualitas, Bupati Malang Siap Fasilitasi Sertifikasi Produk Lokal

Dec 02, 2022 19:47
Bupati Malang HM. Sanusi menunjukan salah satu produksi tembakau asal Sumberpucung.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang HM. Sanusi menunjukan salah satu produksi tembakau asal Sumberpucung.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mendorong penggunaan produk-produk lokal. Bahkan, hal tersebut juga menjadi instruksi khusus dari Bupati Malang HM. Sanusi. 

Hal itu pun dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan mendukung terjaminnya produk asal Kabupaten Malang agar aman dan sehat untuk dikonsumsi atau digunakan. 

Dalam hal ini, Sanusi menyebut bahwa Pemkab Malang juga berusaha hadir agar kualitas produk Kabupaten Malang aman dan sehat untuk dikonsumsi. Yakni dengan memfasilitasi sertifikasinya. 

"Nah itu makanya bagi pengolah atau produsen produk olahan makanan akan kita fasilitasi untuk bisa mendapatkan sertifikasi halal dan BPOM (badan pengawas obat dan makanan). Sehingga produknya aman dan sehat untuk dikonsumsi," ujar Sanusi. 

Selain itu, untuk menggairahkan produk Kabupaten Malang, dirinya juga meminta agar semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Malang bisa menggunakan produk lokal. Bahkan, hal itu diharapkan bisa dilakukan di setiap kegiatan. 

"Itu memang saya minta untuk menggairahkan produk Kabupaten Malang. Kalau misalnya minuman mau pakai susu, bisa dari Pujon, Jabung, Ngajum atau yang lain. Kita hindari menggunakan produk dari luar. Sajian di meja pakai polo pendem yang juga hasil pertanian di Kabupaten Malang," jelas Sanusi. 

Selain memberi support dengan memfasilitasi sertifikasi produk, dukungan juga akan diberikan melalui hal lain. Seperti pengkayaan teknologi dan juga support melalui anggaran. Tentunya, untuk dukungan anggaran akan diakomodir melalui program-program yang digulirkan oleh OPD. Untuk itu, dirinya juga mengimbau agar semua OPD di Kabupaten Malang bisa lebih kreatif dalam menciptakan inovasi. 

"Kalau inovasi ya sesuai bidang OPD-nya masing-masing. Kalau pertanian seperti ada varietas brang biji, atau mungkin dinas perikanan, peternakan, bisa ada inovasi lain. Jadi saya minta setiap OPD juga harus berinovasi," pungkas Sanusi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru