Malangtimes

Diduga Hasil Hubungan Gelap, Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Bululawang

Dec 02, 2022 07:57
Bayi perempuan yang ditemukan warga di pekarangan lahan kosong saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bululawang. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)
Bayi perempuan yang ditemukan warga di pekarangan lahan kosong saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Bululawang. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Peristiwa penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di pekarangan lahan kosong di Kecamatan Bululawang, kini tengah didalami oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang.

Kasi Humas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik menuturkan, sesaat setelah mendapatkan laporan, petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian. Hal itu dilakukan guna menghimpun bukti serta petunjuk, di balik peristiwa penemuan bayi tersebut.

"Selain melakukan olah TKP, beberapa saksi juga sudah kami periksa dan mintai keterangan untuk proses penyelidikan," ungkap Taufik.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga bayi yang ditemukan warga di pekarangan lahan kosong tersebut, merupakan hasil hubungan gelap.

"Sementara ini pelaku pembuangan bayi masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian," imbuhnya.

Saat ini, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut telah dirawat oleh bidan desa. Selain itu, petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Di antaranya dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang.

"Dugaan sementara, bayi perempuan tersebut dibuang sesaat setelah dilahirkan. Saat ini petugas sudah menindaklanjuti kasus tersebut," ujar Taufik.

Sebagaimana yang telah diberitakan, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga di pekarangan lahan kosong yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (1/12/2022) pagi. Beberapa saat kemudian, peristiwa penemuan bayi ini dilaporkan warga ke Polsek Bululawang.

"Kejadiannya pada Kamis (1/12/2022) pagi sekitar pukul 05.10 WIB. Bayi tersebut pertama kali ditemukan warga di antara semak belukar pada lahan kosong dalam keadaan hidup," jelas Taufik.

Sementara itu, guna memastikan kondisi kesehatan bayi, warga sempat membawanya ke bidan desa setempat sebelum akhirnya di bawa oleh pihak kepolisian ke Puskesmas Bululawang.

"Alhamdulillah masih selamat, saat ditemukan warga bayi tersebut tanpa mengenakan pakaian. Petugas juga menemukan ari-ari di samping bayi yang tersimpan di dalam kresek" ucap Taufik.

Sekedar informasi, kasus penemuan bayi ini diketahui pertama kali oleh Suheri selaku Ketua RT setempat. Ketika itu, sepulang dari salat subuh berjamaah di masjid, saksi sempat mendengar suara ringikan bayi.

Namun, karena kondisi gelap dan sepi, saksi sempat mengira jika suara tersebut adalah hantu. Akhirnya, saksi mengabaikannya dan memilih masuk ke dalam rumahnya.

Beberapa jam kemudian, salah satu warga yang hendak berangkat sekolah mendengar ada suara tangisan. Ketika menghampiri sumber suara, warga menemukan ada bayi dalam kondisi hidup dan tidak mengenakan pakaian maupun penutup kain.

Sontak saja warga dibuat heboh dengan adanya peristiwa penemuan bayi tersebut. Hingga akhirnya, kasus ini dilaporkan oleh Ketua RT setempat kepada pihak kepolisian Polsek Bululawang.

"Diperkirakan bayi tersebut ditaruh di pekarangan warga sesaat setelah dilahirkan. Kami masih memburu siapa pelakunya," tukas Taufik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru