Malangtimes

Kenal dari Facebook, Warga Batu Diringkus Polisi Lantaran Menjadi Pengguna Sekaligus Kurir Narkoba

Dec 01, 2022 18:59
Tersangka berinisial MA saat diamankan jajaran kepolisian Polsek Karangploso lantaran terlibat sebagai pengedar sekaligus pengguna narkoba. (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)
Tersangka berinisial MA saat diamankan jajaran kepolisian Polsek Karangploso lantaran terlibat sebagai pengedar sekaligus pengguna narkoba. (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jajaran kepolisian Polres Malang kembali mengungkap kasus jaringan peredaran narkoba. Pelakunya diketahui merupakan seorang pria berinisial MA warga Kelurahan Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Pemuda 21 tahun itu ditangkap jajaran kepolisian Unit Reskrim Polsek Karangploso lantaran menjadi pengguna sekaligus pengedar narkoba.

Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik menuturkan, setiap bertransaksi ketika mengedarkan narkoba, pelaku mendapat upah berupa satu poket narkoba. Pembagian sepoket narkoba itu, didapatkan pelaku ketika mengambil sabu-sabu dengan sistem ranjau.

"Pelaku kami tangkap saat hendak mengambil narkoba dengan sistem ranjau di kawasan Jalan Panglima Sudirman, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso," kata Taufik saat ditemui Jatim Times, Kamis (1/12/2022).

Terungkapnya kasus ini bermula dari adanya informasi yang diperoleh anggota Polsek Karangploso. Kepada petugas masyarakat mengaku resah dengan adanya peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Karangploso.

Berawal dari informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Hasilnya polisi mendapat keterangan jika di wilayah Jalan Panglima Sudirman, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso sering dijadikan lokasi bertransaksi narkoba sistim ranjau.

Saat dilakukan pengintaian di lokasi penangkapan. Petugas mendapati seorang pria dengan gerak gerik mencurigakan. Yakni sering melihat handphone seolah menerima pesan tentang dimana narkoba sistim ranjau tersebut disimpan oleh sang bandar.

Mengetahui hal ini, petugas akhirnya mendatangi pria tersebut. Namun, ketika didekati pelaku justru berupaya melarikan diri. Berkat kesigapan petugas, pelaku akhirnya berhasil diamankan.

"Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu di kantong celana pelaku," jelas Taufik.

Berdasarkan pengakuannya, barang bukti tersebut diperoleh tersangka dari seseorang yang dia kenal dari media sosial (medsos). "Tersangka mendapatkan pasokan narkoba dari seseorang yang dia kenal melalui facebook. Selama ini, pelaku mengaku sudah mendapatkan pasokan narkoba sistem ranjau di wilayah Kabupaten Malang sebanyak tiga kali," terang Taufik.

Selain berhasil mengamankan pelaku, polisi juga menyita berbagai barang bukti dari tangan tersangka. Diantaranya berupa satu poket berisi sabu seberat 0,47 gram. Barang bukti berupa sabu tersebut disembunyikan pelaku ke dalam bungkus rokok.

"Satu unit telepon genggam berisi percakapan transaksi narkoba juga turut di sita petugas sebagai barang bukti," imbuhnya.

Kepada penyidik pelaku mengaku jika selain menjadi pengedar, dirinya juga merupakan pemakai narkoba. Sejauh ini, pihaknya mengaku telah mengedarkan narkoba di wilayah Kabupaten Malang sebanyak tiga kali. "Dari hasil penyidikan, tersangka juga berperan sebagai kurir sabu," ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan ancaman pidananya berupa kurungan penjara paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru