Malangtimes

Sempat Dikira Suara Hantu, Warga Bululawang Temukan Bayi Perempuan Kondisi Hidup di Lahan Kosong

Dec 01, 2022 17:11
Kapolsek Bululawang Kompol Ainun Djariyah (pakai kerudung) beserta anggota Polsek Bululawang saat membawa bayi ke Puskesmas Bululawang guna memastikan kondisi kesehatannya setelah ditemukan warga di sebuah pekarangan lahan kosong. (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)
Kapolsek Bululawang Kompol Ainun Djariyah (pakai kerudung) beserta anggota Polsek Bululawang saat membawa bayi ke Puskesmas Bululawang guna memastikan kondisi kesehatannya setelah ditemukan warga di sebuah pekarangan lahan kosong. (Foto: Humas Polres Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di pekarangan lahan kosong milik warga di Dusun Krajan, Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Diperkirakan, bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan oleh warga setempat.

Dalam laporannya, Kapolsek Bululawang Kompol Ainun Djariyah menuturkan, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan oleh warga setempat pada Kamis (1/12/2022) pagi. Yakni pada pukul 05.10 WIB.

Beberapa saat kemudian, penemuan bayi perempuan itu akhirnya dilaporkan warga ke Polsek Bululawang. "Tadi pagi kami telah menerima laporan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan hidup," jelas Ainun.

Pihaknya menambahkan, ketika ditemukan warga, bayi perempuan itu dalam kondisi tidak mengenakan pakaian dan penutup kain. Tidak jauh dari lokasi penemuan, warga juga menemukan adanya ari-ari atau plasenta bayi.

"Tidak jauh dari lokasi penemuan bayi, kami juga mendapati ari-ari bayi. Posisinya ada di sebelah kiri bayi dengan keadaan dibungkus menggunakan kresek plastik warna putih," jelasnya.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 03.45 WIB, ketua RT setempat yakni Suheri sempat pergi ke masjid untuk beribadah berjamaah.

Semula, saksi tidak mendengar sesuatu saat melintas di lahan kosong yang menjadi lokasi penemuan bayi. Namun, ketika usai menjalankan salat subuh berjamaah, saksi yang saat itu kembali melintas ke lokasi penemuan bayi sempat mendengar suara rintihan dan tangisan bayi.

"Dari keterangannya, suara tersebut hanya didengar sesekali oleh saksi. Semula yang bersangkutan sempat mengira jika itu suara hantu, karena kondisinya pada saat itu gelap. Sehingga suara itu diabaikan dan saksi langsung masuk kedalam rumahnya," tuturnya.

Beberapa saat kemudian, salah satu saksi lainnya yaitu Karita yang saat itu hendak berangkat sekolah, mendengar suara tangisan di lokasi penemuan bayi. Dia akhirnya mendatangi sumber suara dan menemukan bayi dalam keadaan tanpa busana di pekarangan lahan kosong.

Kejadian penemuan bayi itupun kemudian membuat heboh warga, sebelum akhirnya dilaporkan ke Ketua RT setempat. "Setelah ditemukan, warga kemudian membawa bayi tersebut ke bidan desa," imbuhnya.

Dengan ditemukannya plasenta di sekitar lokasi penemuan bayi, membuat polisi sementara ini menyimpulkan jika bayi tersebut baru saja dilahirkan, sebelum akhirnya di taruh ke pekarangan warga.

"Sesaat setelah mendapat laporan, penemuan bayi yang diduga baru saja dilahirkan tersebut kemudian kami bawa ke Puskesmas Bululawang," ungkap Ainun.

Hingga kini, selain memasang garis polisi di lokasi penemuan bayi. Petugas kepolisian juga telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait. Tujuannya untuk memburu siapa terduga pelaku yang tega membuang bayinya tersebut.

"Kasusnya masih kami dalami. Kami saat ini juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru