Malangtimes

Menjelang Nataru dan Persiapan Operasi Lilin Semeru, Polres Malang Gelar TFG

Nov 30, 2022 21:47
Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung (dua dari kanan) saat memaparkan Tactical Floor Game (TFG) jelang Operasi Lilin Semeru 2022 saat perayaan Nataru. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)
Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung (dua dari kanan) saat memaparkan Tactical Floor Game (TFG) jelang Operasi Lilin Semeru 2022 saat perayaan Nataru. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Menjelang peringatan Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Polres Malang menyatakan kesiapannya dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2022.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan usai Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mendengar pemaparan dari Satlantas Polres Malang, ketika berkunjung di Pos Polisi Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang.

"Saya meyakini persiapan yang dilakukan Polres Malang dalam menghadapi Nataru sudah cukup matang. Selain itu infrastruktur di jalan juga sudah cukup baik,” kata Aan.

Pernyataan tersebut disampaikan Aan usai mendengarkan pemaparan dari anggota Polri yang ada di wilayah hukum Polda Jawa Timur. Salah satunya penjelasan dari Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung.

"Selain infrastruktur, kesiapan personel, materiil hingga cara bertindak yang akan dilakukan saat Operasi Lilin Semeru 2022 di wilayah Polres Malang, juga sudah dipersiapkan," paparnya.

Ke depan, Aan mengimbau kepada jajaran Polres Malang agar segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Yakni sosialisasi yang berkaitan dengan Operasi Lilin Semeru 2022, hingga pemanfaatan rest area.

"Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Termasuk bagi mereka yang melaksanakan peringatan Natal maupun perayaan Tahun Baru 2023," imbuhnya.

Selama berlangsungnya Operasi Lilin Semeru 2022, Aan juga menginstruksikan kepada anggota Polres Malang agar aktif mensosialisasikan terkait perkembangan arus lalu lintas, maupun simulasi mengenai pengelolaan pengamanan Nataru 2022 kepada masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada anggota jajaran kepolisian, agar bersinergi dengan beberapa pihak terkait. Tujuannya untuk terciptanya situasi yang kondusif selama perayaan Nataru.

“Ketika Operasi Lilin Semeru diimplementasikan, perlu adanya kolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder maupun lapisan masyarakat. Sehingga, operasi Nataru nantinya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sekedar informasi, sebelum berkunjung ke Kabupaten Malang, Korlantas Polri beserta rombongan juga telah melaksanakan pengecekan lanjutan terkait kesiapan menjelang Operasi Lilin Semeru 2022 ke beberapa wilayah hukum.

Yakni meliputi peninjauan di Pos Lalu Lintas (Lantas) Cikopo, Jawa Barat dan Pos Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah. 

"Dalam kunjungan kali ini, kami juga menggelar Tactical Floor Game (TFG). Tujuannya sebagai sarana untuk mengetahui potensi kerawanan dan penempatan personel dalam Operasi Lilin Semeru 2022," kata Kasat Lantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung kepada Jatim Times, Rabu (30/11/2022).

Melalui latihan TFG, lanjut Agnis, seluruh pelibatan personel hingga sistem kendali, telah dilatih serta diuji pada setiap tahapan-tahapannya. Hal itu dilakukan guna menghadapi berbagai kemungkinan situasi alias kontinjensi.

"Sejauh ini kami belum bisa memastikan tanggal berapa Operasi Lilin Semeru 2022 bakal dilangsungkan. Kami masih menunggu informasi dari pusat," tukas anggota Polri dengan pangkat tiga balok ini.

Sekedar informasi, langkah kesiapan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2022 memang perlu untuk dilakukan. Hal itu salah satunya ditujukan untuk mengantisipasi adanya insiden yang tidak diharapkan. Salah satunya laka lantas atau kecelakaan.

Sebagaimana yang telah diberitakan, hingga akhir Oktober 2022 insiden kecelakaan yang terjadi di wilayah hukum Polres Malang tercatat ada 647 peristiwa. Dari jumlah tersebut, telah mengakibatkan 140 korban meninggal dunia. Sementara itu, yang mengalami luka-luka ada 848 korban. Rinciannya, delapan korban kecelakaan mengalami luka berat. Sedangkan 840 lainnya mengalami luka ringan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru