Malangtimes

Sepekan 29 Bencana Melanda Kota Batu, Pengguna Jalan Diminta Waspada Kawasan Payung

Nov 30, 2022 13:50
Salah satu tanah longsor terjadi di Kota Batu. (Foto: istimewa)
Salah satu tanah longsor terjadi di Kota Batu. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Jika pada satu pekan yang lalu tepatnya 17-22 November 2022 terdapat 3 kejadian bencana alam, berbeda pada 23-29 November ini. Dalam satu pekan tersebut terdapat 29 kejadian bencana di Kotta Batu.

Bencana alam yang didominasi adalah tanah longsor. “Dalam sepekan itu ada tanah longsor, tanah ambles, dan pohon tumbang,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu.

Dari data BPBD Kota Batu 29 kejadian itu rinciannya, 26 kejadian diantaranya bencana tanah longsor. Pohon tumbang 2 kejadian, dan 1 kejadian tanah ambles.

Jika biasanya tanah longsor didominasi pada kawasan Kecamatan Bumiaji, pada pekan ini pada urutan kedua sebanyak 11 titik lokasi. Sedangkan terbanyak di Kecamatan Batu sejumlah 14 titik. Dan Kecamatan Junrejo hanya 5 titik.

“Daerah rawan tanah longsor itu ada di Kecamatan Bumiaji, karena kontur tanahnya. Baru setelah kecamatan Bumiaji, pada urutan dua Kecamatan Batu,” imbuh Agung.

Dari 29 kejadian itu terdapat beragam kerusakan, namun tidak ada korban. Rinciannya, satu rumah rusak sedang, dua fasilitas umum rusak ringan, sembilan fasilitas umum rusak sedang, dan delapan fasiltas umum rusak berat, dan enam lahan pertanian rusak sedang.

Menurut Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, untuk tahun ini, sudah ada 200 kejadian bencana dan sebagian besar adalah longsor. Hal ini disebabkan banyak campur tangan manusia yang tidak bijaksana dalam memperlakukan lingkungan.

“Marilah kita betul-betul sangat bijak, baik kepada lingkungan terdekat dan lingkungan lain,” ujar Dewanti.

Dewanti meminta warganya untuk ikut menjaga lingkungan sekitar. Mengingat puncak musim hujan masih akan berlangsung pada bulan Januari 2023 mendatang.

“Saya mengimbau khususnya warga tetap waspada. Khususnya pengendara yang melintas di kawasan Payung supaya lebih waspada, mengingat bencana longsor kerap terjadi,” imbau Dewanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru