Malangtimes

Survei Perilaku Konsumsi Video Layanan Streaming, 36 Persen Akses Layanan VoD Tiap Hari 

Nov 30, 2022 08:22
Ilustrasi streaming video. (pixabay)
Ilustrasi streaming video. (pixabay)

JATIMTIMES - Sebuah survei berjudul "Indonesian Video Entertainment on Demand Consumption" yang dilakukan perusahan survei digital Populix membeberkan perilaku konsumsi dalam langganan layanan aplikasi video streaming. 

Diolah dari laporan pada situsnya, survei dilakukan dengan melibatkan responden dari Kota Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan kota-kota lainnya di Indonesia ini. Dari situ, diketahui 36 responden mengakses layanan aplikasi video entertainment on demand (VoD)  setiap hari. 

Lalu, 13 persen responden membuka aplikasi lebih dari 5 kali per pekan, 15 persen responden yang membuka aplikasi VoD sebanyak 4-5 kali per pekan, 25 persen responden lainnya menggunakan aplikasi selama 2-3 kali per pekan. Kemudian, 6 persen responden membuka aplikasi sekali per pekan. 

Selain itu, 4 responden menggunakan layanan VoD sebulan sekali. Dan hanya ada 1 persen responden yang menggunakan layanan VoD dua minggu sekali.

Hasil survei dari 1.000 responden 2022, 18 persen orang dalam ponselnya memiliki aplikasi VoD di ponselnya. Hal itu pun tak pelak juga membuat mereka terdorong untuk berlangganan layanan aplikasi video streaming.

Sedangkan soal aplikasi yang banyak ada di dalam ponsel para responden, 69 responden memiliki Netflix, 62 persen Disney+, 52 persen YouTube dan 36 persen Viu. Sementara, meski memiliki aplikasi tersebut, namun hanya 4 dari 10 responden yang mengakses layanan streaming tersebut setiap hari. 

"Banyaknya penyedia streaming yang bersaing di ruang hiburan daring, Populix melakukan penelitian untuk melihat lebih dekat konsumsi video on demand di kalangan konsumen Indonesia," tulis Populix dalam laporan dikutip dari situsnya. 

Sederet alasan melatari para responden berlangganan aplikasi VoD. Yakni, 84 persen masyarakat berlangganan karena mereka bisa menonton video atau perlengkapan saja. 

Sedangkan 77 responden berlangganan karena terdapat banyak pilihan film, f74 persen responden berlangganan karena ingin mencari. Kemudian, 68 persen responden berlangganan karena VoD banyak menawarkan pilihan film terbaru. 63 persen responden berlangganan karena aplikasi VoD lebih mudah digunakan. 

Lalu 57 persen responden berlangganan karena tidak terganggu oleh layanan iklan, 47 persen responden berlangganan karena biaya yang terjangkau, dan 13 persen rekomen berlangganan karena kita harus untuk menonton.

Perilaku ini juga membuat sebagian responden tak ragu merogoh kantong untuk berlangganan VoD dengan kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru