Malangtimes

Bupati Sanusi Proyeksikan Kabupaten Malang jadi Tulang Punggung Ketahanan Pangan Indonesia

Nov 29, 2022 19:33
Bupati Malang, HM. Sanusi. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).
Bupati Malang, HM. Sanusi. (Foto: Riski Wijaya/ MalangTIMES).

JATIMTIMES - Bupati Malang, HM. Sanusi memproyeksikan Kabupaten Malang bisa menjadi tulang punggung bagi Indonesia untuk ketahanan dan kecukupan pangan. Dirinya meyakini bahwa hal tersebut dapat dilakukan di Kabupaten Malang. Hal itu mengingat ketersediaan semua kebutuhan pangan yang ada di Kabupaten Malang. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, dirinya menyadari bahwa peran pemerintah juga diperlukan. Terutama untuk melakukan berbagai dukungan. Salah satunya dukungan melalui penyediaan teknologi terbarukan. Tujuannya, pada peningkatan kualitas produksi yang lebih bagus. 

"Peningkatan kualitas SDM (sumber daya manusia) agar semua potensi pangan dapat tersentuh teknologi terbarukan agar kualitas produksi lebih bagus dan mendapatkan nilai ekonomi lebih tinggi," ujar Sanusi. 

Untuk itu, saat ini Pemkab Malang sudah menyiapkan sejumlah skema. Salah satunya dengan menggandeng pihak perguruan tinggi (PT). Yang saat ini menurut Sanusi sudah mulai berproses. Baik dari pembebasan lahan hingga persiapan proses pembangunan. 

"UB (Universitas Brawijaya) sudah membangun agro komplek di Kepanjen. Lalu UIN (Maulana Malik Ibrahim) membangun pertanian, peternakan dan hortikultura. Selain itu juga kerjasama dengan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) membentuk laboratorium pangan dengan sekolah lapangan, untuk peningkatan teknologi pertanian di Kabupaten Malang," terang Sanusi. 

Selain itu, menguatkan pendidikan, PT lain juga akan dibangun di Kabupaten Malang. 3 PT lain sudah masuk ke dalam daftar tunggu untuk mendirikan kampus di Kabupaten Malang. Yakni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Islam Malang (UNISMA). 

"Artinya nanti ke depan Kabupaten Malang menjadi pusat ketahanan pangan fan teknologi untuk perubahan teknologi masalah ketahanan pangan," imbuh Sanusi. 

Selain itu, secara khusus untuk teknologi, Pemkab Malang juga tengah menjalin kerjasama dengan King College University. Nantinya akan berkolaborasi dengan UB dan UMM, untuk mendirikan universitas internasional berbasis pendidikan digital. Yang rencananya akan ditempatkan di KEK Singhasari. 

"Semua perubahan modernisasi, perubahan ekonomi, kesehatan dan lainnya itu berawal dari pendidikan dan teknologi. Kalau teknologi berkembang maka resource akan lebih maksimal menggunakan potensi yang berdaya guna lebih cepat. Tanpa pengetahuan perubahan akan lamban. Karena tidak ada sentuhan inovasi baru. Inovasi itu melalui teknologi teknologi," pungkas Sanusi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru