Malangtimes

Keinginan Aremania Saat Turun Jalan: Tuntaskan Kasus Tragedi Kanjuruhan

Nov 27, 2022 17:45
Orator Yoga Barjog saat bersuara didepan massa aksi (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Orator Yoga Barjog saat bersuara didepan massa aksi (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Aremania terus menyuarakan tuntutannya pada kasus tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 yang dianggap jalan di tempat. Sejumlah titik di seluruh Malang Raya terpaksa lumpuh beberapa menit karena aksi tersebut. Salah satu aksi di wilayah pintu exit tol Singosari membuat sejumlah pengendara harus mencari alternatif. Namun aksi tersebut berjalan dengan aman dan tertib.

Orator aksi di wilayah pintu exit tol Singosari, Yoga Barjog mempertanyakan kasus tragedi Kanjuruhan kenapa terkesan jalan di tempat. Padahal menurutnya, kasus tersebut telah menewaskan 135 jiwa.

Dadi ngene rek, menurutmu Kasus Kanjuruhan iki wes mari ta durung? Lek durung ayo dikawal bareng, sampek mari. Sampek Tuntas!” seru Yoga.

Yoga pun mengaku bahwa tuntutan Aremania tetap sama. Yakni harus ada penambahan tersangka dan penambahan pasal pembunuhan pada kasus tragedi Kanjuruhan.

Tuntutane awake dewe kudu ono penambahan tersangka. Penambahan pasal pembunuhan dan menetapkan Tragedi Kanjuruhan ini adalah pelanggaran HAM Berat,” tegas Yoga.

Di tengah aksinya, Yoga juga menjelaskan bahwa tragedi Kanjuruhan bukanlah bencana alam. Karena ia melihat saat ini setelah korban dikunjungi, lalu ditinggal dan kasus terkesan jalan di tempat.

“Semua pasti ada penyebabnya. Kita ingin mencari penyebab kematian ratusan saudara kita karena apa,” beber Yoga.

Pada aksi tersebut, massa aksi sempat bersama-sama membaca teks Pancasila. Selain itu, mereka juga bernyanyi lagu kebangsaan seperti Indonesia Pusaka. Kemudian disusul lagu Salam Satu Jiwa dan lagu Usut Tuntas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru