Malangtimes

Canggihnya Bola Buatan Madiun yang Digunakan di Piala Dunia 2022

Nov 24, 2022 11:22
Penampakan bola Al Rihla, bola yang digunakan Piala Dunia 2022 di Qatar buatan Madiun, Jawa Timur, Indonesia. (Foto dari internet)
Penampakan bola Al Rihla, bola yang digunakan Piala Dunia 2022 di Qatar buatan Madiun, Jawa Timur, Indonesia. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Hasil studi menilai bola yang digunakan Piala Dunia 2022 di Qatar merupakan sebagai yang terbaik dari sisi aerodinamika.

Bola Piala Dunia 2022 tersebut rupanya buatan Indonesia, tepatnya PT Global Way Indonesia (GWI) di Kabupaten Madiun.

Bola tersebut diberi nama Al Rihla. Dikutip dari laman kemlu.go.id, Al Rihla adalah bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar yang diproduksi di Madiun, Jawa Timur.

Adidas memercayakan Indonesia's Global Way untuk memproduksi bola tersebut.

PT Global Way Indonesia (GWI) telah mengekspor bola-bola hasil produksinya ke berbagai negara luar negeri, seperti Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Brasil.

Melalui ekspor tersebut, Indonesia khususnya masyarakat Jawa Timur telah menjadi bagian dari resonansi ekonomi dunia.

Al Rihla memiliki desain panel yang terinspirasi dari Dhow Boat tradisional dan memiliki pola solid berwarna biru, merah dan kuning, yang mewakili lanskap di Doha, Qatar.

Tak hanya itu, keistimewaan lain juga terdapat pada bola tersebut. Bola tersebut merupakan bola pertama yang dibuat secara eksklusif dengan tinta dan lem yang bahan dasarnya adalah air.

PT GWI memang sejak awal memproduksi barang untuk kebutuhan olahraga sebagai bahan ekspor. Mereka sudah 25 tahun bekerja sama dengan Adidas dan mereka juga selalu terlibat dalam pemenuhan kebutuhan Piala Dunia bersama Adidas.

Keunggulan lain rupanya masih dimiliki bola made in Madiun itu. Dikutip dari detikcom. Bola Al Rihla itu rupanya sudah ditanamkan sebuah teknologi untuk membantu kerjanya wasit saat laga berlangsung.

Dikutip dari FIFA.com teknologi tersebut bernama Semi-Automated Offside Technology (SAOT).

SAOT ini digunakan untuk pertama kalinya dengan VAR di Piala Dunia 2022 ini. Adapun Al Rihla, dengan sensor gerak Inertial Measurement Unit (IMU) yang ada di alamnya, akan memainkan peran penting untuk menentukan offside terjadi atau tidak.

Untuk menentukan offside, bola ini akan mengirimkan data ke ruang operasional video untuk menentukan di mana titik bola secara presisi. Bola dan sensornya itu, dibantu dengan ditambah dua belas kamera pemantau di stadion.

Memadukan data pelacakan anggota badan pemain dan bola melalui kecerdasan buatan, teknologi baru ini secara otomatis memberi tahu jika pemain menerima bola di posisi ilegal. Tim wasit kemudian secara manual memeriksa untuk menguatkan keakuratannya sebelum melaporkannya ke wasit utama dan mengambil keputusan.

FIFA mengklaim dengan adanya fiture tersebut keputusan offside bisa terjadi dalam hitungan detik dan tentu lebih akurat.

Meski timnas Indonesia tidak berkesempatan tampil di laga Piala Dunia 2022 kali ini, namun kita masih harus tetap berbangga lantaran produk Indonesia menjadi bagian utama dari adanya Piala Dunia 2022 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru