Malangtimes

Buntut Hadang Relawan Pembawa Bantuan Gempa Cianjur, Tiga Pria Minta Maaf 

Nov 24, 2022 07:20
Tiga pria penghadang relawan pembawa bantuan gempa Cianjur meminta maaf (foto: @undercover.id)
Tiga pria penghadang relawan pembawa bantuan gempa Cianjur meminta maaf (foto: @undercover.id)

JATIMTIMES - Buntut dari penghadangan yang dilakukan tiga pria kepada relawan pembawa bantuan gempa Cianjur akhirnya meminta maaf. Ketiga pria tersebut mengakui tindakannya salah dan meresahkan semua pihak. 

Dilansir @undercover.id, dalam video berdurasi 1 menit itu, tiga pria melakukan permintaan maaf. Ketiganya adalah Beri Permana, Rosadi dan Juhendi mengaku salah, meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. 

"Sehubungan dengan viralnya perbuatan yang kami lakukan, yaitu menghadang relawan bantuan sosial di Kabupaten Cianjur tepatnya di Kampung Kabadungan RT 01/ RW 03 Desa Padaluyu meresahkan masyarakat. Maka dari itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya ke masyarakat Cianjur yang resah dengan perbuatan kami," ucap Beri Permadi. 

"Kami mengakui perbuatan tersebut salah. Serta tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Kami mohon kepada warga Cianjur yang terdampak gempa agar tidak mengikuti dan mencontoh perilaku kami," lanjut Beri. 

"Bagi masyarakat Cianjur yang terkena dampak gempa membutuhkan pasokan logistik agar menghubungi posko BNPB," ujar Beri, mengakhiri pernyataan permintaan maaf. 

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menyebutkan bahwa sebenarnya ketiga pelaku juga korban gempa Cianjur. Namun karena tak sabar mendapatkan bantuan, sehingga mereka menghadang relawan. Hingga saat ini, ketiga pria tersebut sudah dilakukan pembinaan dan berjanji tidak mengulanginya. 

"Sesuai arahan BNPB, relawan diminta untuk tidak menyalurkan bantuan secara mandiri, tapi terpusat. Nanti disebar dengan skema penyaluran ke 14 posko utama di setiap kecamatan, baru disebar ke titik pengungsian," imbau Doni kepada relawan, seperti dilansir detik. 

Diketahui sebelumnya viral di media sosial, beberapa relawan yang mengeluh karena saat ingin mengirim bantuan malah dihentikan oleh beberapa orang. Tak hanya itu, relawan juga diminta menurunkan bantuan di tempat tersebut. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru