Malangtimes

Komitmen Tangani Stunting, Inovasi Pemkab Malang Raih Penghargaan IHIA 2022

Nov 24, 2022 07:08
Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.(foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.(foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berkomitmen untuk terus menekan angka prevalensi stunting. Komitmen tersebut secara serius dilakukan melalui berbagai upaya dan program. 

Keseriusan dalam menekan angka stunting tersebut juga berbuah penghargaan yang dijadwalkan akan diterima oleh Pemkab Malang pada Kamis (24/11/2022). 

Penghargaan tersebut yakni pada babak final ajang Indonesia Healthcare Innovation Awards/IHIA VI-2022. Dimana diberikan atas karya inovasi 'Aplikasi Konco Sregep'. Yang diluncurkan sebagai upaya pencegahan stunting berbasis local wisdom dan digital literacy pada remaja. 

"Jadi ada aplikasi untuk mempermudah kita (Pemkab) Malang terkait penanganan stunting. Nah itu direspons oleh lembaga pemerhati kesehatan (IndoHCF). Dan itu dianggap bisa menjadi satu terobosan dalam rangka penanganan stunting," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Rabu (23/11/2022) malam. 

Apalagi menurutnya, upaya untuk menekan angka stunting memang menjadi salah satu fokus Bupati Malang, HM. Sanusi. Mulai dari pendataan, penanganan stunting hingga evaluasi atas berbagai upaya yang dilakukan. 

"Dan harapannya memang untuk menekan angka stunting," imbuh Wahyu. 

Namun demikian, penghargaan yang diberi oleh IndoHCF tersebut bukanlah segalanya. Artinya dalam hal ini, dirinya menegaskan bahwa Pemkab Malang tetap fokus pada penanganan stunting. 

"Ini kan hanya apresiasi, kita kan tidak meminta penghargaan, tapi yang penting upaya kita untuk menangani stunting. Dan kita kan tidak mengirimkan inovasi ke lembaga itu, tapi lembaga itu ternyata memperhatikan," pungkas Wahyu. 

Sebagai informasi, penyerahan penghargaan tersebut rencananya bakal diserahkan pada Kamis (24/11/2022) pukul 18.00 WIB. Penyerahan akan dilakukan di The Ballroom Djakarta Theatre, Menteng Jakarta Pusat. 

Dalam penghargaan pada ajang yang digelar oleh Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) itu, Bupati Malang, HM. Sanusi dijadwalkan untuk hadir menerima penghargaan. Dengan didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Malang. 

Sementara itu sebagai informasi, selama 4 tahun terakhir, angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang turun kurang lebih sebesar 12,2 persen. Dari yang semula sebesar 20 persen di tahun 2018, kini angka prevalensi stunting di Kabupaten Malang hanya tinggal 7,8 persen. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru