Malangtimes

Munas Ribut hingga Adu Jotos, Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia Ungkap Rasa Kecewa

Nov 23, 2022 11:59
Momen adu jotos Munas HIPMI di Solo. (Foto hasil screenshot dari video yang beredar)
Momen adu jotos Munas HIPMI di Solo. (Foto hasil screenshot dari video yang beredar)

JATIMTIMES - Menteri Investasi sekaligus Ketua Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)Bahlil Lahadalia menanggapi viralnya aksi keributan munas beberapa hari yang lalu.

Menurut Bahlil, peristiwa adu jotos di luar forum Munas HIPMI XVII sangat tidak elok.

"Saya jujur mengatakan senior-senior di Jakarta sedih, menangis, emosi, rasa sayang, campur aduk atas kejadian dinamika terjadi dalam proses munas," kata Bahlil di ruang Munas HIPMI XVII, Surakarta, Selasa (22/11/2022).

Lebih lanjut Bahlil menegaskan bahwa HIPMI sendiri adalah organisasi intelektual, organisasi entrepreneur, dan organisasi berkumpulnya orang-orang punya cara pandang menyelesaikan masalah dengan baik.

Jadi, keributan yang terjadi beberapa hari lalu itu sangat bertolak belakang dengan organisasi HIPMI.

Bahlil sangat menyayangkan terjadinya keributan itu, apalagi Presiden Jokowi yang merupakan alumni HIPMI baru saja meresmikan jalannya munas.

Kemudian Bahlil mempertanyakan tanggung jawab viralnya keributan di sosial media itu. Bahlil mengatakan apakah aksi keributan itu harus menjadi contoh bagi generasi muda untuk bisa masuk pada organisasi HIPMI.

"Kalau ini dipertontonkan terus apa kata generasi muda, apakah mereka harus berkelahi dulu untuk masuk di organisasi ini," ucapnya.

Menurut Bahlil, peristiwa itu adalah peristiwa yang sangat memalukan terlebih belum lama ini Muktamar Muhammadiyah selesai dengan hasil baik di Surakarta.

Bahlil kemudian kembali menyindir peristiwa adu jotos itu dengan slogan HIPMI yakni bertanding untuk bersanding.

"Memalukan ini kita udah kaya OKP (organisasi kepemudaan) saja. Waktu saya jadi ketua umum HIPMI, mencabut mandat bergabungnya HIPMI di KNPI dengan alasan bahwa HIPMI bukan OKP," tuturnya.

Lebih lanjut Bahlil meminta kepada para anggota HIPMI untuk bisa lebih menjaga martabat, etika dan moralitas HIPMI. Ia juga meminta agar para anggota HIPMI bisa membedakan organisasi yang mereka ikuti dengan organisasi yang lainnya.

"Jadi saya mohon kepada adik-adik, saya ini mantan aktivis, saya pernah jadi ketua senat, saya pernah di KNPI dan berproses di HMI. Tolong dibedakan saat kita masih jadi mahasiswa dan setelah gabung di organisasi yang sama-sama kita cintai ini," tandasnya.  

Sebelumnya, viral keributan antara anggota HIPMI di luar sidang munas. Menurut Ketua Organizing Committe (OC) Munas HIPMI XVII Muhammad Ali Affandi kericuhan yang berujung adu jotos itu terjadi akibat adanya kesalahpahaman.

"Kejadian itu di luar, kejadian sudah selesai sidang pleno ditutup. Di jalan keluar gitu, kalau saya lihat miskomunikasi, salah paham," katanya.

Lebih lanjut Ali mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab utama kericuhan tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terdapat banyak versi persoalan.

"Ini lagi kita cek, karena berbagai macam versi kan," ungkapnya.

Pihak HIPMI sendiri memilih jalan mediasi secara kekeluargaan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kita mengutamakan kekeluargaan lah, jadi mau dimediasi," pungkas Ali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru