Malangtimes

Gempa Cianjur: 268 Korban Tewas, Presiden Jokowi Minta Segera Buka Daerah Terisolir

Nov 22, 2022 19:55
Jokowi saat melihat kondisi pasca gempa  di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).
Jokowi saat melihat kondisi pasca gempa  di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).

JATIMTIMES - Korban tewas gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga pukul 17.00 WIB sudah 268 korban tewas, Selasa (22/11/2022). Jumlah tersebut dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari 268 korban tewas, 122 orang telah teridentifikasi. 

“Korban meninggal dunia sekarang ada 268 orang. Dari 268 orang yang sudah teridentifikasi siapa-siapanya ini sebanyak 122 jenazah,” ucap Kepala BNPB, Letjen Suharyanto.

Sementara korban luka-luka ada 1.083 orang. Dengan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 58.362 orang. Gempa yang berlangsung selama 10 menit itu berimbas pada 10 kecamatan. Yakni, Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Warungkondang, Kecamatan Cilaku, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Cibeber, Kecataman Sukaluyu, Kecamatan Sukaresmi, dan Kecamatan Pacet.

Dampak gempa Cianjur juga membuat 2.834 rumah warga mengalami kerusakan. Selain rumah, ada 5 fasilitas kesehatan, 5 tempat ibadah, 13 fasilitas pendidikan rusak, hingga 2 jembatan terdampak. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menjelaskan pemicu gempa yakni pergerakan Sesar Cimandiri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menggelar rapat terbatas di lokasi pengungsian korban gempa Cianjur di Taman Prawatasari, Kabupaten Cianjur. Dalam rapat Jokowi memerintahkan jajarannya untuk segera membuka daerah terisolir.

Selain itu, Jokowi menginstruksikan untuk segera memperbaiki infrastruktur fasilitas umum ataupun rumah warga yang terdampak gempa. Upaya tersebut dilakukan setelah keadaan aman dan tenang.

“Kemudian kalau sudah tenang, reda, langsung dimulai saja perbaikan infrastruktur,” ujar Jokowi. 

Untuk pasien di rumah sakit, Jokowi meminta agar dibangun juga tenda perawatan darurat supaya bisa menampung para korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru