Malangtimes
Lomba Konten Kreator Piala Bupati Malang 2022

Tak Ada ODGJ Dipasung, Pemkab Malang Kenalkan Inovasi Petan Jimat dalam Lomba Konten Kreator

Nov 22, 2022 19:02
Bupati Malang HM. Sanusi (tengah topi hitam) didampingi Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat menunjukan bekas rantai yang digunakan untuk memasung ODGJ pada beberapa waktu lalu. (Foto: Dokumen Jatim TIMES)
Bupati Malang HM. Sanusi (tengah topi hitam) didampingi Wabup Malang Didik Gatot Subroto saat menunjukan bekas rantai yang digunakan untuk memasung ODGJ pada beberapa waktu lalu. (Foto: Dokumen Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Setidaknya dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini, fenomena Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung sudah jarang ditemui di wilayah Kabupaten Malang. Hal itu menyusul adanya inovasi pelayanan bernama Petan Jimat yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Sekedar informasi, inovasi Petan Jimat yang diinisiasi oleh Pemkab Malang melalui Puskesmas Bantur ini merupakan kepanjangan dari Pelayanan Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat.

Di mana, salah satu misinya adalah mengentaskan para ODGJ dari jerat pasung. "Inovasi pelayanan publik yang diusung Puskesmas Bantur yakni Petan Jimat mulai dirintis sejak 2012," ucap pihak Puskesmas Bantur melalui konten video yang di posting pada akun media sosialnya.

Hingga kini, inovasi Petan Jimat ini telah terbentuk puluhan kader kesehatan jiwa, posyandu jiwa, hingga poli jiwa di Puskesmas Bantur. "Dengan Petan Jimat, saat ini telah terbentuk 35 kader kesehatan jiwa, 5 posyandu jiwa, 1 unit bengkel kerja, dan pelayanan poli jiwa di Puskesmas Bantur," terangnya.

Lebih konkrit, langkah yang dilakukan Pemkab Malang melalui Puskesmas Bantur tersebut meliputi sosialisasi pembentukan kader kesehatan jiwa, pembentukan posyandu jiwa, refreshing penguatan kader jiwa secara intensif, pembukaan poli jiwa di Puskesmas Bantur, pembentukan bengkel kerja, hingga Home Care.

"Melalui inovasi Petan Jimat, stigma negatif masyarakat terhadap keberadaan ODGJ perlahan tapi pasti sudah mulai terkikis. Terutama di masyarakat Bantur," imbuhnya.

Semenjak adanya inovasi Petan Jimat, pihak keluarga yang anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Termasuk berkoordinasi dengan Puskesmas Bantur.

"Jika ada keluarga yang mengalami gangguan jiwa, mereka mengajukan kepedulian untuk selalu mendampingi dalam proses rehabilitasi. Masyarakat tidak lagi mengucilkan warga yang mengalami gangguan jiwa," tukasnya.

Sebagai tambahan, apa yang disampaikan Puskesmas Bantur ini, juga bisa menjadi inspirasi bagi peserta Lomba Konten Kreator Piala Bupati Malang. Yakni mengangkat potensi maupun inovasi yang ada di masing-masing jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, maupun potensi di Kabupaten Malang.

Diskominfo Kabupaten Malang

Sekedar informasi, Lomba Konten Kreator yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang bersama dengan Jatim Times ini, dilaksanakan sejak tanggal 11 November sampai dengan 10 Desember 2022. Sedangkan pengumuman 10 besar akan disampaikan pada 13 Desember 2022.

Hadiah total yang disediakan panitia yaitu sebesar Rp 44 Juta. Dengan rincian sebagai berikut;

Hadiah Kategori Umum (Perorangan)
a. Juara 1: Rp 4 juta
b. Juara 2: Rp 3 juta
c. Juara 3: Rp 2 juta
Hadiah Kategori Sekolah (Beregu)
a. Juara 1: Rp 7,5 juta
b. Juara 2: Rp 6 juta
c. Juara 3: Rp 4 juta
Hadiah Kategori Organisasi Perangkat Daerah (Beregu)
a. Juara 1: Rp 7,5 juta
b. Juara 2: Rp 6 juta
c. Juara 3: Rp 4 juta

Sedangkan untuk Peserta di setiap kategori lomba adalah sebagai berikut;

- Umum (Perorangan)
Bisa diikuti oleh masyarakat umum berbagai usia dan berbagai domisili, tidak harus di kabupaten Malang. Bisa juga diikuti oleh pengelola wisata, hotel, hingga pelaku UMKM.

- Sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Malang (Beregu)
Misal: SDN 1 Banjararum, SMP Daarul Ukhuwwah Pakis, SMPN 2 Pakis, MAN
Gondanglegi, SMK Diponegoro Tumpang, SMA Ar Rohmah Dau, dan seterusnya.

- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malang, beserta unit kerja di bawahnya (Beregu)
Misal: Diskominfo Kabupaten Malang, BKPSDM Kabupaten Malang, RSUD Lawang, Puskesmas Ampelgading, UPT Dinas Bina Marga Kepanjen, UPT Bapenda Singosari, dan lain sebagainya.

Tema:
“Maju, Sejahtera Bersama Malang Makmur”

Kemudian untuk syarat dan ketentuan sebagai berikut:

- Memiliki kartu identitas (kartu pelajar/kartu mahasiswa/KTP), atau memakai kartu identitas perwakilan apabila peserta di bawah usia.

- Warga Negara Indonesia (WNI).

- Memiliki akun TikTok dan Instagram.

- Akun tidak boleh dikunci dan tidak boleh mengganti username yang didaftarkan.

- Peserta wajib follow akun medsos berikut:
Instagram @malangkab @kominfokabmlg @jatimtimescom
TikTok @kominfokabmlg dan @jatimtimes.

- Hanya boleh mengirim satu karya terbaik.

- Video sesuai dengan tema lomba.

- Durasi video 1 menit sampai 2 menit.

- Unggah di TikTok dengan tag akun TikTok @kominfokabmlg.

- Selain mengunggah di TikTok, peserta juga wajib mengunggah video di akun
Instagram dengan tag akun @malangkab @kominfokabmlg.

- Wajib memakai hashtag #KabupatenMalang #HUT1262KabMalang #PialaBupatiMalang2022

- Video tidak boleh dihapus selama periode lomba sampai pengumuman pemenang.

- Peserta mengisi dan mengirimkan link video di google form yang telah disediakan.

- Karya orisinil dan belum pernah diikutkan lomba serupa (dilengkapi surat pernyataan).

- Karya tidak melanggar hak cipta/menyinggung isu SARA/tidak vulgar.

-Peserta yang melakukan kecurangan akan didiskualifikasi.

- Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

- Upload Surat Pernyataan Keaslian Karya. (format surat pernyataan bisa diunduh di link yang disediakan, atau juga bisa menghubungi contact person di nomor 0881-3115-641 dan website maupun media sosial Jatim TIMES)

Penilaian:

- Orisinalitas
- Kekuatan pesan yang disampaikan
- Kualitas gambar
- Kreativitas

Penjurian:

Karya seluruh peserta diseleksi dulu oleh panitia untuk menentukan 10 nominator tiap kategori. Lalu, karya dari hasil penjaringan tersebut akan dinilai oleh para juri yang terhormat, yaitu mulai dari Bupati Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang, dan Juri Konten Kreator.

Sebagai catatan, panitia tidak pernah memunggut biaya apapun alias pendaftaran bagi semua peserta gratis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru