Malangtimes

KEK Singhasari Resmi Kembangkan Sektor Pendidikan, Bupati Malang: Modal Besar Tingkatkan SDM

Nov 21, 2022 18:38
Dirjen KEK Elen Setiadi bersama Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati Malang HM. Sanusi serta Dirur KEK Singhasari David Santoso.(Foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Dirjen KEK Elen Setiadi bersama Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati Malang HM. Sanusi serta Dirur KEK Singhasari David Santoso.(Foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari terus dioptimalkan. Terbaru, dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Senin (21/11/2022), KEK Singhasari juga akan difokuskan untuk pengembangan di sektor pendidikan.

Pengembangan sektor pendidikan pada KEK Singhasari ternyata juga menjadi fokus oleh Sekjen Dewan Nasional KEK Elen Setiadi yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Di mana menurutnya, saat ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi terkait hal tersebut. 

"Upaya meningkatkan sosialisasi terkait regulasi UU Cipta Kerja. Di mana salah satunya mengubah KEK dengan memasukkan sektor jasa di dalam KEK. Yaitu jasa kesehatan dan pendidikan," ujar Elen, Senin (21/11/2022).

Berdasarkan catatannya, untuk di sektor jasa kesehatan saat ini telah mulai berprogres di KEK Sanur yang ada di Kota Denpasar, Provinsi Bali. Bahkan menurut Elen, di awal September 2024 mendatang, sektor kesehatan di KEK Sanur diperkirakan sudah berstatus internasional dan bisa dimanfaatkan masyarakat. 

"Kemudian sektor pendidikan (di KEK Singhasari) diharapkan bisa segera dimanfaatkan. Sehingga secara keseluruhan, jasa pendidikan dan kesehatan 20 tahun ke depan dapat dikembangkan di dalam negeri," tegas Elen. 

Dirinya menilai, ekosistem pendidikan yang saat ini sedang dibentuk, dinilai sesuai untuk mendukung pengembangan pendidikan internasional di Kabupaten Malang. Untuk itu, dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur beserta seluruh stakeholder terkait bisa optimal dalam mengimplementasikan peraturan yang ada saat ini. 

"Dukungan pengembangan KEK juga luar biasa. Perda insentif daerah untuk pengembangan KEK, yang ini bisa menambah insentif dan meyakinkan bahwa investasi di Malang terutama di KEK sangat positif. Mulai beroperasi KEK Singhasari. Ini step ketiga setelah penetapan KEK, pengembangan dan pembangunan, serta penetapan operasi," terang Elen. 

Bupati Malang HM. Sanusi.(Foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, predikat Malang yang sudah dikenal sebagai kota pendidikan terbilang dapat menjadi modal. Terutama untuk membangun ekosistem pendidikan di KEK Singhasari. 

"Sejauh ini sudah ada progres strategis seperti sudah beroperasinya animasi yang diharapkan jadi cikal bakal Hollywood. Sangat diapresiasi pemerintah karena studio kecil sudah ada. Nyambungnya dengan pendidikan. Ada kelas industri jenjang SMK, kemudian untuk kelas animasi ditempatkan di sana dan ada fasilitas untuk magang. Mengerjakan revenue earning projects," jelas Emil.

Sementara itu, Bupati Malang HM. Sanusi yang hadir dan bertindak sebagai keynote speaker berharap bahwa hal tersebut bisa memberi manfaat secara meluas. Terutama untuk dapat membentuk embrio agar pendidikan di Indonesia, terkhusus di Kabupaten Malang bisa dapat setara secara global. 

"Mudah-mudahan memberikan manfaat. Ini baru di Malang dan jadi embrio agar pendidikan kita setara secara global. Pertemuan ini jadi wadah komunikatif dan memperkuat sinergi dan kolaborasi mengembangkan KEK," ujar Sanusi. 

Dirinya juga menyambut baik bahwa saat ini KEK Singhasari sedang dalam progres untuk fokus pada sektor pendidikan. Sebab menurutnya, hal tersebut juga menjadi modal untuk meningkatkan kualitas SDM atau menciptakan SDM unggul. Tak terkecuali SDM di kalangan tenaga pendidik atau guru. 

"Kemampuan guru harus ditingkatkan. Guru sebagai sumber untuk anak didik. Ilmu penting untuk merubah kehidupan. Saya berbahagia KEK fokus ke pendidikan untuk angkat SDM di Kabupaten Malang. Pemerataan SDM di Malang Raya bisa tercover dengan baik," pungkas Sanusi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru