Malangtimes

Kredivo Buka Suara Usai Terseret Kasus Penipuan Pinjol dengan Korban Ratusan Mahasiswa IPN

Nov 20, 2022 19:58
Sosok SAN, pelaku penipuan terhadap ratusan mahasiswa IPB. (Foto dari internet)
Sosok SAN, pelaku penipuan terhadap ratusan mahasiswa IPB. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Kasus penipuan yang menyeret ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) juga menyeret beberapa platform resmi pinjol.

Salah satunya adalah PT FinAccel Finance Indonesia (Kredivo) yang juga terseret dalam kasus ini.

Menanggapi hal tersebut VP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari mengatakan, pihaknya saat ini sedang menginvestigasi kasus tersebut lebih lanjut.

"Kami sedang menginvestigasi kasus ini lebih lanjut, dan sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujar Indina dalam keterangan resmi, Minggu (20/11/2022).

Indina menambahkan, berdasarkan investigasi awal terdapat indikasi kegiatan penipuan terencana terhadap para mahasiswa IPB.

"Sebagai perusahaan pembiayaan yang sudah berizin dan diawasi OJK, kami bertanggung jawab dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak terkait dalam penyelesaian hal ini," imbuh dia.

Kemudian, Indina juga menuturkan pihaknya sangat berhati-hati dalam penyaluran kredit untuk menjamin kepuasan konsumen.

"Kami juga turut mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda mengenai literasi keuangan dan literasi digital agar mewujudkan sektor keuangan digital yang lebih kondusif dan tumbuh berkelanjutan," ujar Indina.

Sebagai informasi, terduga pelaku utama dalam kasus penipuan ini adalah seorang wanita berinisial SAN (29).

Ia menipu korbannya yang rata-rata mahasiswa IPB berkedok investasi terhadap 317 orang. Dari jumlah tersebut, 116 orang merupakan mahasiswa IPB.

Polres Bogor menyebut total kerugian para korban mencapai Rp2,3 miliar. Masing-masing korban investasi bodong itu mengalami nominal kerugian beragam, mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 20 juta.

SAN menipu para korbannya melalui komunikasi zoom dengan menjanjikan keuntungan 10 hingga 15 persen.

Selain menawarkan keuntungan, SAN juga berjanji akan menambah uang saku para mahasiswa itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru