Malangtimes

Ratusan Aremania di Oro-oro Dowo Bergerak, Tuntut Keadilan dan Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Nov 20, 2022 14:16
Ratusan Aremania Oro-oro Dowo saat menggelar aksi solidaritas di persimpangan Jalan Basuki Rahmat, Minggu (20/11/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)
Ratusan Aremania Oro-oro Dowo saat menggelar aksi solidaritas di persimpangan Jalan Basuki Rahmat, Minggu (20/11/2022). (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ratusan Aremania Oro-oro Dowo menggelar aksi solidaritas dengan melakukan long march sambil membentangkan spanduk dan bernyanyi seraya menuntut keadilan dalam pengusutan Tragedi Stadion Kanjuruhan yang telah menewaskan 135 orang. 

Dari pantauan JatimTIMES.com, ratusan massa aksi Aremania Oro-oro Dowo pada pukul 11.30 WIB mulai bergerak melakukan long march dari kawasan Tugu UKS Jalan Bandung menuju ke arah timur Jalan Brigjend Slamet Riadi dengan membentangkan berbagai spanduk. 

Long march.

Spanduk yang dibentangkan terdapat beberapa tulisan ungkapan protes terhadap pengusutan Tragedi Stadion Kanjuruhan. Di antaranya "No Justice, No Peace", "Rodowo Bergerak #UsutTuntas", "Only God Can Take Human Life Nor YouTube Tears Gas", "Usut Tuntas! Tragedi Kanjuruhan", "Tangkap Polisi Pembunuh", "Polisi Pembunuh, ACAB", "Kalian Harus Bayar Sampai Titik Manapun". 

Kemudian sekitar pukul 11.50 WIB massa aksi Aremania Oro-oro Dowo sempat berhenti di persimpangan Pasar Oro-oro Dowo untuk berorasi dan menyanyikan lagu Aremania. Sekitar pukul 12.00 WIB massa aksi melanjutkan long march hingga ke persimpangan Jalan Basuki Rahmat di depan Kantor PLN Malang. 

Long march.

Di lokasi tersebut, massa aksi dari Aremania Oro-oro Dowo melakukan orasi dan menyanyikan lagu-lagu kebanggaan Aremania sekitar 30 menit. Kemudian melanjutkan long march ke arah selatan menuju persimpangan Rajabally Kayutangan. Setelah itu melanjutkan rute long march hingga mengarah ke Stadion Gajanaya. 

Salah satu perwakilan massa aksi Aremania Oro-oro Dowo Bambang GW mengatakan, aksi solidaritas yang digelar oleh Aremania Oro-oro Dowo ini merupakan sebuah bentuk menyuarakan aspirasi Aremania bahwa Tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu menjadi perhatian semua pihak. 

"Kami bergerak sebagai sebuah bentuk bahwa tragedi kemanusiaan itu (Tragedi Stadion Kanjuruhan) harus benar-benar diusut tuntas, tidak boleh ada yang disembunyikan," tegas Bambang kepada JatimTIMES.com, Minggu (20/11/2022). 

Pihaknya pun menjelaskan, saat tragedi terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu, semua orang yang berada di dalam Stadion Kanjuruhan mengetahui bahwa banyak Aremania yang meninggal dunia akibat tembakan gas air mata dari aparat yang bertugas melakukan pengamanan. 

"Kita tahu dengan mata kepala kita sendiri bahwa yang membunuh di Stadion Kanjuruhan itu adalah kepolisian. Kami tidak mau tahu apa itu PSSI, Panpel, tapi yang kami tahu, mata kami melihat Brimob dan kepolisian yang menembakkan gas air mata secara brutal dan itu menyebabkan kematian 135 saudara-saudara kami," jelas Bambang. 

Long march.

Selain itu, aksi solidaritas Aremania Oro-oro Dowo ini juga merupakan sebagian bentuk dukungan solidaritas kepada rekan-rekan Aremania yang saat ini sedang berjuang menuntut keadilan di Jakarta. 

"Ini pressure publik untuk menguatkan teman-teman di Jakarta. Sekali lagi kepada teman-teman di Jakarta jangan berkecil hati, apapun yang anda lakukan, kami di Malang Raya akan mensupport mereka," kata Bambang. 

Menurutnya, aksi dari Aremania Oro-oro Dowo ini bukan kali pertama. Ke depan pihaknya mengatakan, bahwa akan digelar aksi-aksi solidaritas bersama Aremania dan elemen masyarakat lainnya di Malang Raya untuk menuntut keadilan Tragedi Stadion Kanjuruhan. 

"Rekan-rekan Aremania Oro-oro Dowo terus bergerak. Ini bukan gerakan pertama. Kita akan terus melakukan konsolidasi untuk semakin kita besarkan gerakan ini di Malang," pungkas Bambang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru