Malangtimes

Alasan US, Sosok Pria yang Pura-pura Mati di Bogor Terungkap

Nov 20, 2022 13:30
Sosok US, pria yang viral pura-pura meninggal. (Foto dari internet)
Sosok US, pria yang viral pura-pura meninggal. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Alasan US (40) melalukan aksi pura-pura mati akhirnya terungkap. Alasan utama US melakukan sandiwara itu adalah karena dirinya terlilit hutang senilai Rp 1,5 miliar.

Karena dibelit utang, US kemudian berpura-pura mati dan masuk ke dalam peti mati.

Sandiwara pun berlanjut dengan menghilangnya US selama sepekan. Lalu, US dan istrinya menyerahkan diri ke Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (18/11/2022) malam.

US menyerahkan diri setelah dicari polisi karena diduga merekayasa kematiannya demi menghindari debt collector atau penagih hutang.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, US dan istrinya mengaku sengaja merekayasa kematian karena memiliki utang di tempat kerja sebesar Rp 1,5 miliar.

Rekayasa pura-pura mati itu dilakukan untuk menghentikan tagihan oleh debt collector.

"Jadi motifnya untuk menghindari ditagih atas utang atau kewajiban yang bersangkutan. Sehingga jadi kepikiran pura-pura mati. Nanti rencananya US akan hidup dengan identitas yang baru," kata Iman, Sabtu (19/11/2022).

Lebih lanjut, Iman mengatakan rekayasa kematian direncanakan keduanya setelah melakukan kegiatan di Semarang.

"Dari Semarang tidak langsung pulang ke Rancabungur, tapi menginap di Jakarta," ujar Iman.

Nah saat di Jakarta itulah istri dari US mengeluh lantaran sering ditagih debt collector atas utang mereka.

"Mereka punya tagihan cukup banyak dan malu karena yang bersangkutan memiliki jabatan tertentu yang cukup tinggi di organisasinya," katanya.

Sehingga mereka kemudian membuat rekayasa kematian US untuk menghindari tagihan utang.

"US lalu bilang ke istri untuk pesan ambulans dan peti mati. Lalu berangkat ke Bogor," kata Iman.

Di lain sisi, Kapolres Bogor Iman Imanuddin juga tengah mengejar penyebar video soal Urip yang disebut-sebut hidup kembali setelah meninggal dunia.

Iman mengatakan pengejaran terhadap penyebar video itu demi pelurusan isu penyebaran informasi palsu yang berkembang di masyarakat.

“Sedang didalami siapa pengunggah pertama di media sosial. Awalnya video beredar di grup WhatsAPP. Kalau memang itu menimbulkan sesuatu yang merugikan khalayak atau merugikan seseorang atau subjek hukum lain bisa saja itu berpotensi menjadi sebuah pidana,” jelas Iman.

Seperti yang sudah diketahui bersama, US, pria asal Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah membuat geger masyarakat dengan rekayasa hidup kembali setelah dinyatakan meninggal.

Namun, rekayasa tersebut terbongkar usai polisi memeriksa sejumlah saksi. Di antaranya sopir ambulans yang membawa US dan istrinya berinisial Y dari Jakarta Selatan ke rumahnya di Perumahan Ambar Telaga Residence 2, Kecamatan Rancabungur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru