Malangtimes

Abu Regal: Kaum Tsamud yang Sempat Selamat dari Azab Saat Bersembunyi di Wilayah Haram

Nov 20, 2022 08:27
Ilustrasi kaum Tsamud (pinhome)
Ilustrasi kaum Tsamud (pinhome)

JATIMTIMES - Salah seorang kaum Tsamud, Abu Regal atau Abu Tsaqif menjadi orang yang sempat selamat dari azab Allah SWT. Ia selamat dari azab setelah berlari dan bersembunyi di wilayah Haram (saat ini menjadi Masjidil Haram). 

Kesucian wilayah Haram membuat Abu Regal terhindar dari azab, kendati ia kerap mengingkari Nabi Shaleh. Namun, ketika Abu Regal keluar dari tempat suci tersebut, ia langsung tersiksa hingga akhirnya tewas terkena azab Allah. Ia dijatuhi batu besar dari langit yang menghancurkannya.

Allah SWT berfirman, "Dan mereka membuat tipu daya dan Kami pun menyusun tipu daya, sedang mereka tidak menyadari. Maka perhatikanlah bagaimana akibat dari tipu daya mereka bahwa Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya. Maka itulah rumah-rumah mereka yang runtuh karena kezaliman mereka. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mengetahui. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa" ( QS An-Naml : 50-53).

Dalam beberapa hadist, Rasulullah SAW menjelaskan hal tersebut. Ibnu Katsir dalam "Qashash al-Anbiya" menyebut hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dari Jabir: Ketika Rasulullah SAW melewati di daerah Hijr, Rasulullah bersabda.

"Janganlah kalian meminta mukjizat, sebab kaum Nabi Shaleh pernah memintanya, dan dikeluarkanlah seekor unta dari tebing ini, namun kaum itu melanggar perintah Tuhan mereka dengan menyembelihnya. Unta itu meminum persediaan air mereka dalam satu hari dan sebagai gantinya kaum itu dapat meminum persediaan susu unta itu dalam satu hari, namun mereka tetap membunuhnya, maka mereka pun diazab dengan suara yang menggelegar dari atas langit, hingga mereka semua binasa kecuali satu orang yang bersembunyi di dalam wilayah Haram (sekarang Masjidil Haram)".

Saat itu, para sahabat pun bertanya kepada Rasulullah, tentang siapa orang tersebut. Rasullullah menjawab, "ia adalah Abu Regal. Namun setelah ia keluar dari wilayah Haram, ia langsung terkena azab yang sama, seperti yang dijatuhkan kepada kaumnya".

Ibnu Katsir menjelaskan, sanad hadits ini shahih. Namun tak ada satupun dari Kutub AsSittah (kitab enam para imam hadits, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah) yang menyebutkannya dalam kitab mereka." 

Diriwayatkan pula, Rasulullah pernah lewat Kota Thaif bersama Abdulah bin Umar di makam Abu Regal, lalu beliau berkata, "Apakah kalian tahu makam siapa ini?".  Para sahabat menjawab, "Allah dan Rasul-Nya tentu lebih tahu." 

Lalu Nabi menjelaskan, "Ini adalah makam Abu Regal, salah seorang dari kaum Tsamud. Dahulu (ketika diturunkannya azab kepada kaum Tsamud) ia bersembunyi di wilayah Haram, hingga ia terhindar dari dari azab tersebut, namun ketika ia keluar dari sana maka ia pun mendapatkan azab yang sama dengan azab yang dijatuhkan kepada kaumnya, lalu ia dikebumikan di sini, dan dikubur juga bersamanya sebongkah emas".

Para sahabat pun berlomba-lomba menggali makam itu dengan pedang mereka untuk mencari emas tersebut, dan akhirnya mereka benar-benar menemukan emas itu di sana. Abdurrazzaq setelah meriwayatkan hadits ini berkata, “Ma'mar menyampaikan bahwa Az-Zuhri mengatakan, “Abu Regal itu adalah Abu Tsaqif. hadits dengan sanad ini adalah hadits mursal.” 

Abdulrrazzaq menyampaikan "Ada riwayat lain yang serupa dengan sanad yang berbeda, seperti disebutkan oleh Muhammad bin Ishaq dalam kitab sirahnya, dari Ismail bin Umayyah, dari Bujair bin Abi Bujair, dari Abdullah bin Umar.

Ia berkata: Ketika kami bersama Rasulullah menuju Kota Thaif dan lewat di sebuah makam, aku mendengar beliau bersabda, "Sesungguhnya ini adalah makam Abu Regal, alias Abu Tsaqif, dan ia adalah salah seorang dari kaum Tsamud. 

Wilayah Haram mencegahnya dari azab ketika itu, namun ketika ia keluar dari wilayah Haram maka ia pun mendapatkan azab yang sama dengan azab yang ditimpakan kepada kaumnya di tempat ini, lalu ia dikuburkan di sini. Bukti bahwa ia dikuburkan di sini adalah sebongkah emas yang dikuburkan bersamanya. 

Apabila kalian menggalinya maka kalian akan menemukan emas itu. Maka para sahabat berlomba-lomba menggali makam tersebut dan mengeluarkan emas tersebut. Riwayat inilah yang disebutkan oleh Abu Dawud, melalui Muhammad bin Ishaq, dan para perawi lainnya seperti sanad di atas."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru