Malangtimes

Ridwan Kamil Klarifikasi Soal Kisruh SDN Pondok Cina 1 yang Hendak Dibangun Masjid 

Nov 17, 2022 16:25
Tangkapan layar klarifikasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (foto: Instagram Ridwan Kamil)
Tangkapan layar klarifikasi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (foto: Instagram Ridwan Kamil)

JATIMTIMES - Melalui Instagramnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan klarifikasi soal berita yang menyudutkan dirinya terkait rencana pembangunan masjid di lahan SD Pondok Cina 1.    

Tulisan klarifikasi yang diunggah Ridwan Kamil, pada Kamis (17/11/2022) sekitar pukul 13.10 WIB itu mengunggah berita dari Kompas. Dimana narasumber berita, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut perencanaan alih fungsi lahan SDN Pondok Cina 1 untuk pembangunan masjid bermula dari permintaan Gubernur Jawa Barat. 

"Terkait berita termaksud (di atas). Ini perlu diluruskan agar tidak terjadi mispersepsi," katanya. 

Lebih lanjut, Ridwan Kamil menyebut kasus ini sebenarnya sederhana. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) kapasitasnya hanya menampung aspirasi daerah. Mau Alun-Alun atau pariwisata, gedung kesenian maupun Masjid/Rumah Ibadah, silakan. 

"Dan rumusnya sederhana saja, jika anggaran bantuan datang dari provinsi maka tugas kota/kabupaten-lah yang menyediakan lahannya dengan baik dan aman," ungkap Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. 

"Itulah yang terjadi dalam situasi rencana pembangunan masjid di lahan SD Pondok Cina 1," tambah mantan Wali Kota Bandung tersebut. 

Kang Emil menyebut, selama ini pihak Pemprov dilapori pihak Pemkot Depok bahwa lahan sudah aman terkendali. Bahkan sudah akan ada rencana relokasi untuk Sekolah Dasar tersebut. 

"Saya sempat tanya, kenapa harus direlokasi? Dijawab oleh tim Pemkot Depok, bahwa situasi lalulintas sudah sangat padat dan rawan kecelakaan bagi anak2 SD bersekolah disana," terangnya. 

"Jadi jika lahan memang belum clean and clear untuk alih fungsi sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu. Sampai semua pihak menerima. Jika tidak, maka niat membangun masjid bisa pindah lokasi atau bisa juga tidak jadi dibangun atau dibatalkan. Demikian klarifikasinya," tegas Kang Emil. 

Diketahui sebelumnya, kisruh rencana alih fungsi dari SD menjadi masjid ini membuat resah para orang tua siswa SDN Pondok Cina 1. 

Paling baru, pada Kamis (17/11/2022) pagi, para siswa tetap diantarkan orang tuanya menuju kelas. Meskipun para pengajar di SD tersebut tak ada satu pun yang hadir.  

Para orang tua siswa itu meminta bertemu dan berdialog langsung dengan Wali Kota Depok. 

"Ayo bapak Wali Kota, cobalah berdialog dengan kami para orang tua, tolonglah keluhan kami murni," kata salah satu orang tua siswa, dilansir Tempo. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru