Malangtimes

Pelaku Penipuan Ratusan Mahasiswa IPB Tertangkap

Nov 17, 2022 15:19
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin. (Foto dari internet)
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Pelaku penipuan kepada ratusan mahasiswa IPB ditangkap polisi. Pelaku berjenis kelamin perempuan inisial SAN adalah pelaku penipuan yang membuat ratusan mahasiswa di Bogor terjerat pinjol.

Kabar tersebut disampaikan oleh Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan di kantornya, Kamis (17/11/2022).

"Sudah ditangkap," ujarnya.

Iman kemudian membenarkan sosok pelaku penipuan yang ditangkap adalah wanita inisial SAN.

SAN ditangkap di kawasan Kota Bogor pada Kamis (17/11) dini hari tadi.

"Benar," kata Iman.

Namun sejauh ini, Iman enggan memberikan informasi secara detail mengenai kronologi penangkapan SAN. Ia mengatakan akan merilis penangkapan SAN itu.

"Nanti dirilis," ucap Iman.

Sebelumnya, Polres Bogor mendalami kemungkinan adanya jaringan dugaan penipuan pinjaman online (pinjol) yang menjerat ratusan mahasiswa di Bogor. Diketahui, selain ke Polresta Bogor, sejumlah mahasiswa IPB ada yang melapor ke Polres Bogor.

"Sudah ada 11 orang yang diperiksa sebagai korban," ujarnya.

SAN dilaporkan oleh ratusan orang yang sebagian besar mahasiswa IPB. SAN awalnya menawarkan investasi toko online dengan iming-iming keuntungan 10 persen.

Untuk laporan yang ditangani Polres Bogor, kerugian ditaksir mencapai Rp 1,6 miliar. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini.

Polresta Bogor menerima 29 aduan dan 2 laporan polisi terkait dugaan penipuan yang berujung mahasiswa IPB terjerat pinjol.

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan jumlah korban bisa saja bertambah. Menurutnya, beberapa korban tambahan masih dalam pemeriksaan tim penyidik.

"Kemungkinan bertambah ada, cuma kita harus cek dulu, tunggu info hasil penelitian penyidik, karena barusan datangnya untuk melapor," kata Ferdy di Polresta Bogor Kota.

"Kalau jumlah korban sampai kemarin 311 orang. Cuma saya dapat informasi barusan ada tambahan. Cuma ini dalam proses penelitian oleh penyidik apakah itu bagian yang sama dengan 311 orang atau tidak," kata Ferdy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru