Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto. (Foto: dok/malangtimes)
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto. (Foto: dok/malangtimes)

MALANGTIMES - Dinas Perhubungan Kota Malang, menargetkan pendapatan dari retribusi parkir tahun 2016 ini sebesar Rp 7 Miliar. Jumalh ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4 Miliar.

Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto mengaku optimis tahun ini mencapai angka yang ditargetkan.

Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang

"Tahun kemarin target Rp 4 Miliar hampir tercapai, tahun ini peraturan daerah naik 2 kali lipat jadi Rp 7 miliar, pasti tercapai, " ungkapnya, Rabu (13/1/2016).

Mengenai kebocoran pendapatan parkir, Ia mengatakan sudah membuat alur untuk serah terima pendapatan sehingga kebocoran bisa diminimalisir.

"Dari jukir sampai ke Dishub ada tanda terimanya, jadi kita bisa telusuri kalau hasilnya ada yang tidak sama, di lapangan juga ada yang memantau, per hari bisa sampai berapa kendaraan yang parkir" terangnya.

Terkait dengan isu parkir liar, Handi menegaskan di Kota Malang tidak ada parkir liar, semua lahan parkir sudah terpantau oleh Dishub.

Baca Juga : Viral Surat Stafsus Jokowi untuk Camat, Dicoreti Bak Skripsi hingga Berujung Minta Maaf

"Malang ini kota kecil, kita pasti sudah tahu kalau ada parkir liar, jukir yang tidak pakai seragam pun tetap kita tarik retribusinya, tahun ini semua jukir akan pakai seragam," tegasnya. (*)