Malangtimes

Kendati Disebut Sudah Kantongi Nama Capres, PDIP Belum Mau Mengumumkan, Ahmad Basarah: Tunggu Hari Baik

Nov 17, 2022 13:01
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut telah mengantongi nama-nama yang kemungkinan diusung menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden (wapres) pada Pemilu 2024 mendatang. 

Namun, partai berlogo banteng dengan moncong putih ini masih belum dapat menyampaikannya. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Ahmad Basarah. 

Menurutnya, kendati Megawati sudah mengantongi sejumlah nama, pihaknya tak ingin gegabah dalam memutuskan siapa bakal capres dan cawapres yang diusung di Pemilu 2024 mendatang. 

"Nama-nama sudah dikantongi Bu Mega, nanti akan diputuskan dengan cermat, dalam waktu yang baik, hari baik dan tepat untuk memutuskan siapa yang akan dipilih sebagai bakal capres dan cawapres dalam Pemilu 2024," ujar Basarah, Kamis (16/11/2022).

Untuk itu, pihaknya tidak ingin terburu-buru. Terlebih hal tersebut juga dipengaruhi beberapa faktor. Meskipun sebenarnya PDI Perjuangan bisa menentukan sendiri bakal pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presidennya. 

"Untuk itu PDI Perjuangan masih mengikuti dinamika politik yang berkembang untuk dipantau dan diamati, lalu akan disimpulkan. Dan pada waktu yang tepat Ketum akan mengumumkan siapa capres dan cawapresnya," jelas Basarah. 

Dirinya menegaskan bahwa belum ada kata terlambat jika hingga saat ini PDI Perjuangan secara resmi belum mengumumkan siapa bakal paslon yang diusung. Meskipun sudah ada beberapa nama tokoh yang sudah mendeklarasikan diri sebagai capres di Pemilu 2024.

"Oke katakanlah Anies Baswedan, betul sudah ditetapkan sebagai bakal calon presiden, tapi baru hanya dari Nasdem. Dan Nasdem belum memenuhi ambang batas 20 persen," jelas Basarah. 

Apalagi, berdasarkan data yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, pendaftaran capres dan cawapres masih akan dibuka pada Oktober 2023 mendatang. Sehingga, masih ada waktu sekitar 1 tahun. 

"Jadi sebenarnya tidak ada istilah kata terlambat. Jadi relatif masih 1 tahun," pungkas Basarah. 

Terlebih untuk siapa sosok yang akan diusung PDI Perjuangan, seutuhnya merupakan kewenangan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

"PDIP dalam konteks Pilpres tetap berpedoman pada keputusan Kongres. Bahwa capres dan cawapres menjadi hak prerogatif Ketum PDI Perjuangan. Sampai saat ini Bu Mega masih belum menetapkan siapa capres dan cawapresnya," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru