Malangtimes

Novel Baswedan Angkat Bicara Soal Tragedi Kanjuruhan

Nov 17, 2022 12:23
Novel Baswedan saat bicara di YouTube Bambang Widjojanto (foto: tangkapan layar video)
Novel Baswedan saat bicara di YouTube Bambang Widjojanto (foto: tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Kasus Tragedi Kanjuruhan terus menjadi sorotan publik. Kali ini, eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat bicara yang diunggah di YouTube eks Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

Video YouTube Bambang Widjojanto pun viral dan kemudian tersebar di media sosial TikTok. Dan potongan video pun beredar luas.

Pada video yang diterima JatimTIMES, Novel Baswedan melihat ada kejanggalan pada kasus tragedi Kanjuruhan. Karena ia juga telah mendapatkan informasi terkait kasus tersebut.

Novel mengaku bahwa ia mendapatkan informasi bahwa sebenarnya pintu keluar Stadion Kanjuruhan telah dibuka saat pertandingan Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober 2022 lalu menjelang menit akhir. Namun ternyata saat ada keributan kecil di dalam stadion, pintu tersebut justru tertutup dan terkunci.

“Ternyata setengah babak kedua itu pintu keluar sudah mulai dibuka, karena mungkin biasanya begitu. Tapi ketika kerusuhan (pintu) malah tertutup dan terkunci. Mestinya dengan CCTV itu bisa dijawab,” kata Novel.

Tapi kenyataannya saat CCTV yang menyorot ke pintu keluar, isi dari CCTV tersebut tidak ada. Hal itu yang menjadi pertanyaan besar masyarakat Indonesia saat ini.

“Tapi katanya ada yang mengatakan bahwa CCTV itu yang menyorot di pintu keluar, katanya isinya tidak ada. Ini kenapa?,” ujar Novel.

Karena hal itulah masyarakat Indonesia saat ini memunculkan banyak spekulasi. Karena belum ada keterangan resmi yang menyatakan terkait CCTV tersebut.

“Apa memang CCTV itu dipasang sengaja tidak dinyalakan, atau setelah kejadian diambil isinya. Dan sampai sekarang belum terjawab, itu yang menarik menurut saya,” ungkap Novel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru