Malangtimes

Peringatan, Kasus COVID-19 Jatim Kembali Naik, Wagub Emil Peringatkan Peningkatan Prokes

Nov 17, 2022 10:01
Wagub Jatim, Emil Dardak. (Foto dari internet)
Wagub Jatim, Emil Dardak. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Kasus COVID-19 terus menunjukkan angka kenaikan di Jawa Timur. Salah satu virus yang ditemukan adalah virus Omicron XBB yang sudah ditemukan di Jatim.

Menanggapi angka kenaikan yang terus bertambah, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak meminta agar masyarakat untuk disiplin memakai masker, utamanya di dalam ruang indoor dan berisi banyak orang.

"Memang kita tahu bahwa menerapkan PPKM level 1 memungkinkan masyarakat beraktivitas. Tapi kalau di tempat tertutup padat, pakai masker lah. Saya berhitung tempat, kalau luas sekali, bolehlah dilepas, tapi lebih baik dipakai (masker)," kata Emil di Surabaya, Rabu (16/11/2022).

Kemudian, Emil juga menekankan agar masyarakat segera melakukan vaksin lengkap dan juga booster. Penekanan itu dilakukan lantaran masih banyak warga Jatim yang belum vaksin booster. 

Kemudian, berdasarkan data dari Pemprov Jatim, warga yang sudah vaksin booster baru sebanyak 8.500.828 atau 24,05 dari target sasaran sebanyak 35.339.869.

Emil juga berpesan kepada masyarakat agar memeriksakan diri jika merasa kurang sehat atau merasa gejala COVID-19.

Pesan tersebut lebih ditekankan untuk pasien COVID-19 yang positif namun tidak memiliki gejala. Emil berpesan agar mereka hendaknya menjalani isolasi mandiri dengan tertib.

"Yang nggak enak badan jangan takut untuk pemeriksaan, dan istirahat jangan tetap memaksa aktivitas lalu nggak bermasker dan bersin sana sini," ungkapnya.

Lebih lanjut Emil mengatakan, pemerintah akan selalu melakukan pengawasan dan bertanggung jawab.

"Kita pemerintah tetap memantau, karena kita tanggung jawab tracing, terus vaksin, dan memakai Peduli Lindungi," sambungnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru