Malangtimes

Yakin Terpenuhi, Perolehan Pajak Bapenda Kabupaten Malang Sudah Capai 84%

Nov 17, 2022 05:19
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang optimistis capaian pajak pada tahun 2022 ini terpenuhi. Sebab, hingga pertengahan November ini, capaian pajak di Kabupaten Malang sudah mencapai sekitar 84 persen.

Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara mengatakan, 84 persen pajak yang sudah dicapai tersebut yakni sebesar Rp 345 miliar. Sedangkan target pajak yang ditetapkan yakni sebesar Rp 419 Miliar. 

"Kami sudah berupaya secara global 100 persen. Tapi kalau melihat semua potensi yang ada dengan kondisi ekonomi yang terjadi, kami masih berupaya di angka 90 persen untuk capaian pajak pada 2022 ini," jelas Made.

Selain itu, jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu secara year to year, maka capaian pajak hingga November yang sebesar Rp 345 miliar ini dinilai sudah bagus. Sebab, angka tersebut sudah melampaui capaian hingga akhir tahun 2021 lalu. 

"Sebenarnya kalau dari capaian kita hingga saat ini, jika dibandingkan tahun lalu, kita sudah lebih. Kalau total saja, tahun lalu di akhir Desember kita di angka Rp 320 miliar. Tahun ini, kita sudah di angka 345 miliar sampai November," kata Made.

Terlebih, dengan capaian tersebut, Made meyakini semua upaya yang dilakukan untuk mendongkrak capaian pajak telah membuahkan hasil. Termasuk berbagai upaya ekstensifikasi dan intensifikasi pajak. 

"Berarti upaya kami untuk ekstensifikasi dan intensifikasi itu sudah jalan. Jadi, kalau kami ngomong all, pajak dengan semua inovasi kami itu sudah jalan. Karena secara year to year, kami sudah plus Rp 25 miliar jika dibandingkan dengan tahun kemarin," pungkas Made. 

Dari jumlah Rp 345 miliar,  tertinggi dicapai oleh jenis bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). BPHTB sudah mencapai 98,60 persen atau  Rp 147 miliar dari target  Rp 150 miliar. Selain itu, terbesar kedua yakni pajak penerangan jalan (PPJ) yang sudah mencapai  96,06 persen atau sudah tembus Rp 78 miliar dari target Rp 82 miliar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru