Malangtimes

50 Keluarga Korban Kanjuruhan ke Jakarta, Temui DPR hingga Bareskrim

Nov 16, 2022 20:12
Puluhan orang keluarga korban tragedi Kanjuruhan berangkat ke Jakarta menggunakan bus. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Puluhan orang keluarga korban tragedi Kanjuruhan berangkat ke Jakarta menggunakan bus. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Aremania terus mencari keadilan untuk 135 korban meninggal pada tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu. Sebanyak 50 orang perwakilan keluarga korban tragedi Kanjuruhan berangkat pada Rabu (16/11/2022) ke Jakarta.

Ke-50 orang tersebut berangkat dari markas Tim Gabungan Aremania (TGA) di gedung KNPI Kota Malang. Mereka diangkut dua bus yang disiapkan oleh TGA  ke Jakarta.

Nantinya di Jakarta, rencananya mereka akan menuju sejumlah institusi hingga lembaga negara. Antara lain DPR RI, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hingga Bareskrim Mabes Polri.

Salah satu ibu korban meninggal tragedi Kanjuruhan, Astri Puji Rahayu, mengaku keberangkatannya ke Jakarta bersama rekan yang lain menang hanya untuk mencari keadilan. Sebab, mereka menganggap bahwa perkara ini terlihat cenderung lambat dan terkesan bisa hilang jika dibiarkan.

“Kami akan mencari keadilan bersama-sama karena sampai detik ini kami belum menerima sama sekali keadilan. Jadi, kita bertekad, bersatu, satu suara kita mencari keadilan ke sana,” tandas Astri, Rabu (16/11/2022).

Wakil paguyuban keluarga korban tragedi Kanjuruhan, Vincensius Sari, menjelaskan bahwa yang berangkat ke Jakarta terdiri dari beberapa korban, baik di Kota Malang, Kabupaten Malang, Tulungagung, Pasuruan dan Blitar. Mereka sengaja membentuk paguyuban korban tragedi Kanjuruhan, baik dari yang luka-luka maupun ahli waris yang meninggal dunia.

“Kami memang mempunyai inisiatif untuk mempersatukan semua dari keluarga korban dengan tujuan saling menguatkan. Soalnya, kami sudah kehilangan nyawa anak-anak kami saudara kami. Kalau kami tidak saling menguatkan, kami sendiri nantinya akan hilang. Keadilan ini nggak akan tercapai,” ungkap Vincensius.

Di Jakarta, Vincensius Sari menjelaskan bahwa 50 anggota paguyuban keluarga tragedi Kanjuruhan akan tinggal selama tiga hari hingga  Sabtu (19/11/2022) mendatang. Di sana mereka berbekal sejumlah bukti yang akan dilaporkan ke sejumlah institusi dan lembaga negara.

“Kami harap keadilan seadil-adilnya. Jadi, apa yang perlu didapatkan korban harus didapatkan dan siapa yang bersalah harus mengakui bersalah,” ujar Vincensius Sari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru