Malangtimes

Pelaku Penganiayaan 2 Wanita di Dau Diduga Bukan Warga Malang

Nov 16, 2022 20:05
Tangkapan layar rekaman CCTV yang viral di media sosial saat seorang pria menganiaya dua orang perempuan di Kecamatan Dau. (Foto : Istimewa)
Tangkapan layar rekaman CCTV yang viral di media sosial saat seorang pria menganiaya dua orang perempuan di Kecamatan Dau. (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Sebelum dilaporkan ke Polsek Dau, Polres Malang, terduga pelaku penganiayaan terhadap dua orang perempuan memilih kabur. Hal itu diduga karena aksi penganiayaan yang saat itu terekam kamera CCTV viral ke media sosial (medsos).

"Iya kami (Polsek Dau) sudah menerima laporan dari korban. Saya juga sudah koordinasi dengan Polres Malang kemarin (Selasa 15/11/2022) sore. Tapi sebelum laporan, itu sudah ramai dulu di medsos," kata Kapolsek Dau Kompol Triwik Winarni saat dikonfirmasi Jatim Times, Rabu (16/11/2022).

Sebagaimana diberitakan, aksi pemukulan dan penganiayaan ini dilaporkan ke Polsek Dau pada Selasa (15/11/2022) pagi. Pelapornya diketahui berinisial IA. Perempuan 24 tahun itu merupakan warga asli Lumajang namun nge-kos di Jalan Tirto Rahayu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Sebagaimana yang viral di media sosial, IA merupakan korban yang turut mengalami pemukulan usai berupaya melerai pelaku saat menganiaya seorang perempuan.

"Dia (pelapor) kan membela temannya, anak kos yang dianiaya pacarnya. Saat ini sedang kami dalami. Salah satunya meminta keterangan dari korbannya," ujar kapolsek Dau.

Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku bukanlah warga Malang. Namun yang bersangkutan nge-kos di wilayah Malang. "Dia (pelaku) bukan orang sini (Malang). Saat ini kami masih koordinasi dengan Polres Malang untuk menindaklanjuti laporan ini. Kami masih melakukan penyelidikan," imbuh Triwik.

Usut punya usut, sesaat setelah mendapatkan laporan, anggota kepolisian langsung menelusuri keberadaan pelaku. Namun, saat dicari ke alamat kos-nya, pelaku sudah tidak ada.

"Di sini (Malang) kos-nya juga tidak jelas. Dari alamat kos yang ditunjukkan (oleh pelapor, red), kemarin malam, kami ke sana juga tidak ada," tutup kapolsek Dau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru