Malangtimes

Kopi dari 4 Lereng Gunung di Kabupaten Malang Mulai Dikenalkan,

Nov 16, 2022 16:50
Salah satu produksi kopi yang ditampilkan dalam pameran oleh DTPHP Kabupaten Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Salah satu produksi kopi yang ditampilkan dalam pameran oleh DTPHP Kabupaten Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Hasil produksi tanaman kopi masih menjadi salah satu andalan Kabupaten Malang. Hal itu pula yang berusaha ditunjukkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang.

Salah satunya melalui pameran produk unggulan dan hasil pertanian yang digelar oleh DTPHP Kabupaten Malang. Ada 4 kopi yang berasal dari 4 lereng gunung yang mengitari Kabupaten Malang.

"Di kesempatan pameran ini, kita suguhkan hasil produksi kopi dari lereng (Gunung) Bromo, Semeru, Arjuno dan Kawi," jelas Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Sani Putera, Rabu (16/11/2022).

Dengan demikian dirinya berharap hasil produksi kopi dari 4 lereng gunung tersebut bisa semakin dikenal oleh masyarakat. Setelah sebelumnya, memang sudah ada wilayah lain di Kabupaten Malang yang telah lebih dulu tersohor. Seperti dari Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo dan Dampit.

"Diharapkan nanti bisa semakin dikenalkan apa keunggulan produk kopi kita dari 4 lereng gunung ini," jelas Avicenna.

Selain itu, dari segi kuantitas, tercatat ada penambahan jumlah produksi kopi setiap tahunnya. Berdasarkan data dari DTPHP Kabupaten Malang, produksi kopi di Kabupaten Malang meningkat sekitar 3.000 ton setiap tahun.

"Tahun lalu kita kurang lebih sekitar 13.000 ton, tahun ini kan masih berjalan, ini sudah 15.000 ton. Dan trennya memang setiap tahun masih meningkat," ujar Avicenna.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan upaya untuk mendorong petani agar jumlah produksi kopi bisa terus meningkat. Dalam hal ini pihaknya juga konsisten melakukan pendampingan kepada para petani.

"Kita selalu push, jadi petani-petani kopi itu selalu mengefektifkan metodenya, menambah luas tanam, penyuluh itu kita dampingi terus, supaya trend nya (terus) naik," terang Avicena.

Salah satu produksi kopi dalam pameran DTPHP Kabupaten Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Menurutnya, hal tersebut juga menjadi bukti bahwa kopi memang menjadi salah satu potensi Kabupaten Malang yang masih terus berkembang. Mengingat kondisi geografis di Kabupaten Malang, masyarakat juga masih cenderung menggeluti perkebunan.

"Potensinya masih tinggi, dan masih bisa ditingkatkan lagi, kita akan efektifkan lagi, memang masyarakat lebih tertarik di bidang perkebunan, terlebih di komoditas kopi," pungkas Avicenna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru