Malangtimes

Rebut Kherson dari Rusia, Presiden Ukraina: Awal dari Akhir Perang

Nov 15, 2022 09:36
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto dari internet)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Ukraina berhasil merebut kembali wilayah yang sempat dikuasai oleh Rusia, yaitu Kherson. Perebutan kembali kota selatan Kherson, satu-satunya ibu kota regional yang dikuasai pasukan Moskow, merupakan pukulan besar bagi serangan Putin.

Dalam kunjungan ke Kherson pada hari Senin (14/11/2022) itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pembebasan kota itu adalah 'awal dari akhir perang'. Tak hanya itu, Zalensky mengatakan, kedatangan Rusia ke wilayah Kherson itu benar-benar mengobrak abrik infrastruktur yang ada.

"Sebelum musim dingin, penjajah Rusia benar-benar menghancurkan semua infrastruktur penting. Benar-benar semua fasilitas penting di kota dan wilayah itu ditambang," katanya.

Lebih lanjut, Zalensky mengatakan akibat pengobrak abrikan yang dilakukan Rusia membuat Kherson kehilangan akses internet dan juga listrik. Zalensky menyebut Rusia menghancurkan semuanya itu dengan sengaja dan tanpa belas kasihan.

"Tidak ada listrik, tidak ada komunikasi, tidak ada internet, tidak ada televisi. Penjajah menghancurkan semuanya sendiri dengan sengaja," tuturnya.

Kemudian, atas hancurnya semua infrastruktur penting di Kherson itu, Zalensky menyebut maksud dari bendera Rusia adalah kehancuran. "Inilah yang dimaksud dengan bendera Rusia, kehancuran total," kata Zelensky seraya menjanjikan kembalinya kehidupan normal.

Perusahaan energi nasional Ukraina Ukrenergo mengatakan, Rusia telah menghancurkan infrastruktur energi utama yang memasok seluruh tepi kanan wilayah Kherson dan sebagian besar wilayah Mykolaiv.

"Sebagian besar wilayah Kherson yang dibebaskan telah tanpa listrik sejak 6 November," kata Kepala Ukrenergo Volodymyr Kudrytskyi.

Volodymyr kemudian mengatakan akan memberikan pasokan listrik secepat mungkin untuk Kherson. "Kami melakukan yang terbaik untuk memasok listrik kepada orang-orang sesegera mungkin," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru